Kapolres Sidrap Hadiri Launching Program Percepatan Penurunan Stunting Dalam Rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari
Kitasulsel, Makassar – Dalam rangka hari ulang tahun Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2023, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Nana Sujana AS., M.M launching Program Percepatan Penurunan Stunting di Aula Mappaodang Polda Sulsel, Jumat (10/3/2023)
Selain Launching Program Percepatan Penurunan Stunting, juga dirangkaikan dengan pengangkatan Bapak Asuh bagi 30 anak stunting serta 3 ibu hamil dengan melibatkan langsung para pejabat utama Polda Sulsel sebagai bapak asuh bagi anak-anak tersebut.
Dalam sambutannya Kapolda Sulsel Irjen Pol , Drs. Nana Sujana AS., M.M, menyampaikan bahwa masalah stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia dan menjadi fokus pemerintah Indonesia saat ini.
“Stunting bukan hanya urusan tinggi badan, tetapi yang paling berbahaya adalah rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, serta munculnya penyakit-penyakit kronis”, Ujar Kapolda.
Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK saat menghadiri acara menyampaikan bahwa, untuk melakukan pencegahan stunting, harus ada upaya sinergitas dan kolaboratif dari seluruh stakeholder dan semua tokoh.
“Saat ini, Polres Sidrap dan Pengurus Bhayangkari Cabang Sidrap sudah setiap minggu menyerahkan dan membagikan bantuan makanan tambahan terhadap anak anak dan ibu hamil setiap wilayah yang berbeda dengan harapan bisa membatu pemerintah dalam upaya mencegah stunting”, Tutur Kapolres.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Chuzaini Patoppoi, para PJU Polda Sulsel, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sulsel, Kapolres jajaran Polda Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, 153 Bhabinkamtibmas, Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sulsel serta tamu undangan dan Media. (win)
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Wujudkan Senyum Sehat Anak Lewat Program Healthier Smile Phase 8
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) memperkuat kolaborasi strategis guna mewujudkan senyum sehat anak melalui program Healthier Smile Phase 8.
Sinergi ini melibatkan Save the Children (STC), Celosia Marennu Indonesia, serta Mars Snacking Foundation. Kegiatan kick off Phase 8 dirangkaikan dengan rapat pembentukan Working Group berlangsung di Aula Bapperida Luwu Timur, Malili, Rabu (29/04/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika, saat membuka acara menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program Healthier Smile ini merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-pemerintah sangat krusial untuk memastikan standar kesehatan anak-anak sekolah terpenuhi secara merata,” ujarnya.
Ia berharap program ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan masif yang mampu mengubah perilaku hidup sehat anak secara berkelanjutan.
Sementara itu, Program Manager STC, Robert Nufninu, menjelaskan bahwa Phase 8 tidak hanya berfokus pada kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga memperkuat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
“Melalui penguatan UKS, kita memastikan promosi kesehatan dilakukan secara intensif agar pola hidup sehat dapat diterapkan secara konsisten oleh para siswa,” jelasnya.
District Coordinator STC, Rina Zulwiyati, menambahkan bahwa cakupan sekolah dampingan terus meningkat. Dari 21 sekolah pada Phase 7, kini bertambah menjadi 25 sekolah pada Phase 8, terdiri dari 2 SLB, 2 madrasah, dan 21 SD negeri.
Program Healthier Smile sendiri merupakan gerakan berbasis sekolah yang mengintegrasikan promosi kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) serta edukasi pelestarian lingkungan bagi anak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kementerian Agama Luwu Timur, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta tim pelaksana dari STC dan Celosia.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Luwu Timur berharap mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login