Connect with us

Sambut Ramadhan,Camat Ujung Tanah Gelar Rakor Bersama Tripika Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidir Said, S.IP., M.Si memimpin Rapat Koordinasi jelang bulan Ramadan di Ruang Rapat Kecamatan, Jalan Sabutung Timur nomor 200 Kelurahan Pattingalloang Baru, Ujung Tanah, Jumat (17/3/2023).

Dalam sambutannya, Camat Ujung Tanah menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

“Rapat ini, semata-mata demi kemaslahatan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ucapnya.

“Ini juga dalam rangka mengevaluasi pelayanan kita mengenai ketertiban dan ke khusukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan shalat tarwih,” tuturnya.

Camat Ujung Tanah juga menghimbau kepada segenap jajarannya untuk menghidupkan dan menyemarakkan bulan suci Ramadan.

“Seperti melakukan pembenahan masjid berupa gotong royong membersihkan dan melakukan pengecatan,” katanya.

“Saya juga berharap agar local wisdom berupa bedug di masjid agar disemarakkan lagi dan saya juga mengharapkan lima hari terakhir ini agar mengintensifkan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir dalam rakor ini, Kompol Andriani lilikay ( Kapolsek Ujung Tanah ), Serma Christian ( mewakili Danramil 1408 MKS / 01 UT ), Lurah Se kecamatan Ujung Tanah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ujung Tanah, Ketua LPM Ujung Tanah, Muh.syahrir S.T ( ketua DPK KNPI kec Ujung Tanah ), Perwakilan RT/ RW Sekec.Ujung Tanah dan Perwakilan Imam kelurahan dan pengurus masjid se kecamatan Ujung Tanah.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Tenaga Ahli Menag RI Dr. H. Bunyamin M. Yapid Hadiri Pembukaan Porsenijar 2026 di Sidrap, Beri Semangat Puluhan Ribu Guru

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menghadiri pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Sidrap, Kamis (2/7/2026).

Kehadiran Dr. Bunyamin menjadi bentuk dukungan moril kepada puluhan ribu guru yang mengikuti ajang tersebut, khususnya para guru yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Ia menyampaikan bahwa Porsenijar bukan sekadar kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan, semangat pengabdian, dan dedikasi para pendidik.

“Kami hadir untuk memberikan support kepada guru-guru yang mengikuti Porsenijar, dan tentu secara khusus kepada guru-guru yang berada di bawah bendera Kementerian Agama. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada bangsa,” ujar Dr. Bunyamin.

Menurutnya, guru memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun karakter generasi bangsa. Ia menyebut sekitar 30 persen tenaga pendidik di Indonesia berada di bawah naungan Kementerian Agama, sehingga perhatian terhadap kesejahteraan dan pengembangan kapasitas guru menjadi hal yang sangat penting.

Sebagai putra daerah Sidrap, Dr. Bunyamin mengaku bangga karena Kabupaten Sidrap dipercaya menjadi tuan rumah Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 yang menghadirkan puluhan ribu peserta dari berbagai daerah.

“Sebagai putra daerah, tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya melihat Sidrap menjadi pusat pertemuan para guru dari seluruh Sulawesi Selatan. Semoga ini membawa dampak positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat Sidrap secara luas,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa semangat membangun kualitas dan kesejahteraan guru sejalan dengan arahan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang selama ini terus memberikan perhatian besar terhadap kemajuan guru madrasah.

Menurut Dr. Bunyamin, Menteri Agama memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan dunia pendidikan karena lahir dari keluarga pendidik, berprofesi sebagai guru, sekaligus memimpin salah satu jaringan pondok pesantren terbesar di Indonesia Timur yang memiliki ratusan cabang di berbagai daerah.

“Kita sering mendengar bagaimana Anregurutta Prof. Nasaruddin Umar menekankan bahwa guru adalah bagian dari kehidupan kita. Beliau lahir dari orang tua yang berprofesi sebagai guru, beliau juga seorang guru, dan memimpin jaringan pondok pesantren yang memiliki sekitar 534 cabang di seluruh Indonesia. Karena itu, guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup beliau,” ungkapnya.

Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 sendiri menjadi salah satu perhelatan pendidikan terbesar di Indonesia tahun ini. Kegiatan yang berlangsung pada 2–6 Juli 2026 di Kabupaten Sidrap tersebut diikuti oleh lebih dari 72.000 guru dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Melalui ajang ini, diharapkan lahir semangat baru bagi para pendidik untuk terus meningkatkan profesionalisme, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkualitas.

Continue Reading

Trending