Connect with us

Perkuat Sinergitas, Tripika Kecamatan Tallo Kunjungi RT RW Kelurahan Rappokalling

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Pererat tali silaturahmi, Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin, S. STP, MSi, berkunjung di Kelurahan Rappokalling, 28/03/2023

Bertempat di Posko Kontainer Recover, Jalan Samping Tol Reformasi, kedatangan Alamsyah Sahabuddin bersama rombongan disambut gembira oleh Lurah Rappokalling, para ketua RT RW dan warga Kelurahan Rappokalling.

Sambil mencicipi hidangan kue kue dan menikmati secangkir kopi yang telah disiapkan, Alamsyah Sahabuddin berdiskusi ringan dengan RT RW membahas terkait kamtibmas selama bulan suci Ramadhan

Dalam diskusinya, Alamsyah Sahabuddin meminta kepada para ketua RT RW Kelurahan Rappokalling agar di bulan suci Ramadhan lebih meningkatkan pengawasan wilayah dan perkuat komunikasi dengan Tripilar

“Di bulan suci Ramadhan ini saya minta kepada ketua RT RW agar lebih meningkatkan pengawasan wilayah dan jalin komunikasi aktif dengan Tripilar Kelurahan, jika ada sesuatu yang berpotensi menganggu kamtibmas, laporkan segera agar potensi permasalahan bisa diantisipasi sedini mungkin,”tutur

Selain pengawasan wilayah, Alamsyah Sahabuddin, juga meminta kepada ketua RT RW untuk mengimbau kepada warganya agar melakukan pengawasan terhadap anak anak

Pada kunjungan tersebut juga hadir Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar FKKM, dr Udin Malik, Kapolsek Tallo, Danramil 1408 – 02 Tallo, Mayor Inf Mappayukkung(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending