Connect with us

Lorong Wisata Milan Totaka Di Verifikasi Faktual, Amanda Syahwaldi.S.STP:Membanggakan,Semoga Bermanfaat Untuk Kota Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi.S.STP. MM  Bersama Lurah Totaka Hazria Hardi. S.IP Menerima Kedatangan Tim Verifikasi Faktual PPD 2023 di Lorong Wisata Milan Kel Totaka Kec Ujung Tanah,Kamis 30 Maret 2023.

Sekcam Ujung Tanah, Amanda Syahwaldi. S.STP. MM Mengatakan Mewakili warga Kel Totaka dan Kecamatan Ujung Tanah kami sampaikan rasa bahagia dan bangga kami atas keterpilihan longwis Milan  sebagai longwis yang di verifikasi oleh tim PPD 2023.

“Satu kebanggaan bagi kami di Kecamatan ujung tanah ini atas keterpilihan lorong wisata milan kelurahan totaka ini di pilih untuk diverifikasi faktual,semoga apa yang diharapkan di longwis milan ini berdampak untuk kota makassar.

Lebih lanjut Amanda Syahwaldi juga menambahkan bahwa semoga kedepan akan ada lagi longwis di wilayah kerjanya yang menjadi longwis percontohan mengingat Kecamatan ujung tanah memiliki potensi yang besar dari sejumlah longwis yang telah di bentuk di seriap kelurahan.

“Semoga ada lagi longwis di Kecamatan ujung tanah ini yang bisa membanggakan kita setelah longwis milan ini,saya yakin itu Kerna kita punya potensi,jelasnya.

Diakhir kesempatan sekcam ujung tanah ini menyampaikan rasa bangga atas ditunjuknya Lorong Wisata Milan Kel. Totaka Kec Ujung Tanah sebagai salah satu lokasi verifikasi faktual PPD 2023, semoga dari hasil verifikasi faktual hari ini dapat menjadi nilai tambah untuk Kota Makassar sehingga dapat meraih yang terbaik. Amin.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menag: Kerukunan Jadi Modal Strategis Indonesia Hadapi Dinamika Global

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kerukunan menjadi salah satu modal strategis Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Pengalaman panjang bangsa Indonesia dalam merawat keberagaman dinilai memperkuat posisi Indonesia untuk membangun komunikasi yang terbuka, damai, dan konstruktif di tengah perbedaan kepentingan antarnegara.

Hal tersebut disampaikan Menag saat menjadi narasumber dalam Podcast Open The Door di Kantor Kementerian Agama yang tayang pada Minggu (19/7/2026).

Menurut Nasaruddin Umar, prinsip politik luar negeri bebas aktif memberikan ruang bagi Indonesia untuk menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa harus terjebak dalam persaingan blok-blok kekuatan dunia.

“Kita selalu menempuh politik jalan tengah. Kita bisa dekat dan berkomunikasi dengan siapa pun karena politik bebas aktif sebagaimana dituntunkan dalam Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Menag.

Ia menjelaskan, politik jalan tengah bukan berarti Indonesia bersikap pasif terhadap berbagai persoalan internasional. Sebaliknya, Indonesia tetap aktif menyampaikan pandangan, membangun komunikasi, dan berkontribusi dalam penyelesaian konflik tanpa memperkeruh situasi.

Menurutnya, peran Indonesia di kancah global harus mampu menghadirkan suasana yang menenangkan di tengah berbagai ketegangan geopolitik.

“Konflik itu tidak bisa diselesaikan dengan bensin, tetapi harus disiram dengan air kesejukan,” tuturnya.

Keberagaman Jadi Kekuatan Bangsa

Menag menilai kemampuan masyarakat Indonesia hidup berdampingan dalam keberagaman merupakan kekuatan yang tidak dimiliki banyak negara. Dengan latar belakang agama, suku, bahasa, dan budaya yang beragam, Indonesia tetap mampu menjaga persatuan melalui semangat kebangsaan.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak terlepas dari nilai-nilai Pancasila dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.

“Saya berharap generasi kita sekarang ini dan generasi akan datang betul-betul mempertahankan prinsip dasar NKRI dengan falsafah Pancasila,” katanya.

IKUB 2025 Capai Angka Tertinggi dalam 11 Tahun

Nasaruddin Umar juga mengungkapkan bahwa kondisi kerukunan masyarakat Indonesia terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil pengukuran nasional, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 mencapai 77,89 dan berada pada kategori tinggi. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 11 tahun terakhir.

Menurutnya, peningkatan indeks tersebut menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang harus terus dijaga dan diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Budaya Maritim Bentuk Karakter Terbuka

Selain Pancasila, Menag menilai budaya maritim Nusantara turut membentuk karakter masyarakat Indonesia yang terbuka, adaptif, dan mudah menerima perbedaan.

Ia mengutip falsafah masyarakat pesisir yang memberi ruang bagi perahu untuk bertambat, air untuk dimanfaatkan, dan api untuk dibagi sebagai simbol keterbukaan, gotong royong, dan sikap saling menghormati.

Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi modal penting dalam membangun komunikasi lintas budaya maupun lintas negara.

Menutup pernyataannya, Menag mengajak generasi muda meneladani para pendiri bangsa dan tokoh organisasi kemasyarakatan yang selalu mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.

Menurutnya, melalui kerukunan, politik luar negeri bebas aktif, serta pengalaman panjang hidup dalam keberagaman, Indonesia memiliki modal besar untuk terus memainkan peran konstruktif dalam pergaulan internasional sebagai bangsa yang mampu membangun komunikasi, menjaga persaudaraan, dan merawat kebersamaan di tengah berbagai perbedaan.

Continue Reading

Trending