Connect with us

Anggota DPR-RI Rapsel Ali Meninggal Dunia, Danny Pomanto Sampaikan Dukacita

Published

on

Kitasulsel—Makassar—- Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem Muh Rapsel Ali meninggal dunia di Makassar Sulawesi Selatan, Minggu (9/04/2023).

Menantu Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin itu menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 09.00 Wita.

Sebelum meninggal dunia almarhum sempat dilarikan ke RS Grestelina Makassar.

Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengucapkan rasa duka yang mendalam.

Rasa duka itu ia sampaikan di sela-sela acara Pengajian dan Safari Ramadan 1444 Hijriah DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar.

Ia pun mengajak Jemaah Pengajian DPD LDII Kota Makassar Masjid Raodathul Jannah untuk mendoakan kepergian almarhum.

“Hari ini baru saja berpulang ke rahmatullah bapak Rapsel Ali, untuk itu saya mengajak kita semua mengirim al-fatihah untuk almarhum,” ucap Danny Pomanto.

Usai mengikuti pengajian bersama jamaah LDII Makassar, Danny Pomanto langsung bertolak ke rumah duka di Jalan Bonto Mangepe.

Tiba di rumah duka, Danny Pomanto memberi dukungan moril kepada keluarga almarhum. Ia turut didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail.

Kata Danny Pomanto, almarhum merupakan sosok sahabat yang sangat baik, sehingga ia merasa sangat kehilangan.

“Saya sangat merasa kehilangan apalagi beliau ini adalah sahabat yang baik,” ucapnya.

Mewakili Pemerintah Kota dan masyarakat Kota Makassar, ia mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya almarhum yang selama ini telah berjihad mewakili suara-suara rakyat Sulsel.

“Saya pribadi dan seluruh masyarakat Kota Makassar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya sahabat kita Rapsel Ali. Insya Allah beliau husnul khotimah,” doa Danny Pomanto. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Prabowo Sambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Singapura

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan Leaders’ Retreat yang menjadi forum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

Lawrence Wong tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Setelah penyambutan, kedua pemimpin negara mengikuti upacara kenegaraan yang diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura.

Prosesi dilanjutkan dengan perkenalan delegasi dari masing-masing negara sebelum Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Wong menuju Ruang Kredensial untuk menggelar pertemuan bilateral secara tertutup.

Pertemuan tersebut menjadi Leaders’ Retreat kedua yang mempertemukan Prabowo Subianto dan Lawrence Wong sejak Wong menjabat sebagai Perdana Menteri Singapura.

Dalam pernyataan resminya, Kantor Perdana Menteri Singapura menegaskan bahwa forum tahunan tersebut mencerminkan eratnya hubungan kedua negara sekaligus komitmen bersama untuk terus memperdalam kerja sama di berbagai sektor.

“Leaders’ Retreat menegaskan hubungan bilateral yang erat dan telah terjalin lama antara Singapura dan Indonesia, serta komitmen kedua pemerintah untuk terus memperdalam kerja sama bilateral,” demikian pernyataan Kantor PM Singapura.

Selain memperkuat hubungan diplomatik, kedua pemimpin dijadwalkan mengevaluasi implementasi berbagai kesepakatan yang telah dicapai dalam Leaders’ Retreat sebelumnya di Singapura pada Juni 2025.

Berbagai proyek kerja sama strategis yang tengah berjalan akan menjadi salah satu fokus pembahasan, termasuk peluang memperluas kolaborasi di bidang ekonomi, investasi, transformasi digital, energi, pertahanan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Tak hanya membahas agenda bilateral, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Lawrence Wong juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi kawasan Asia Tenggara serta berbagai isu global yang menjadi kepentingan bersama.

Pertemuan tahunan ini dinilai memiliki arti penting dalam menjaga momentum hubungan Indonesia dan Singapura yang selama ini menjadi salah satu kemitraan paling erat di kawasan. Melalui Leaders’ Retreat, kedua negara diharapkan mampu memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

Continue Reading

Trending