Connect with us

Ambulance Covid Hunter Makassar Recover Dikerahkan Bantu Evakuasi Korban Kebakaran TSM

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Keberadaan Covid Hunter sebagai bagian Program Makassar Recover tidak hanya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, tapi juga masalah darurat lainnya.

Suara sirine mobil ambulance Covid Hunter terdengar lalu-lalang di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (24/04/2023) malam.

Ambulance Covid Hunter ikut dikerahkan untuk membantu mengevakuasi korban kebakaran Trans Studio Mall (TSM) Makassar.

“Semua kita standby 47 puskesmas dan semua rumah sakit hari ini kita minta untuk dibuka (menerima korban kebakaran),” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto berharap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun ia berjanji semua pengobatan korban kebakaran ditanggung Pemkot Makassar.

“Biaya semua ditanggung pemerintah kota. Kita evakuasi ke rumah sakit terdekat,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengatakan Ambulance Covid Hunter disiagakan di lokasi kebakaran untuk membantu evakuasi para korban.

“Ambulance ini itu sudah dilengkapi dengan tabung oksigen sehingga kita bisa memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang sesak nafas akibat banyak menghirup asap,” ujar Nursaidah Sirajuddin.

Selain itu, pihaknya intens memantau kondisi korban yang dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Korban terus kita pantau kondisinya. insya allah semuanya tertangani dengan baik,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Koordiv HPPH Bawaslu Sidrap Tanamkan Nilai Anti Suap Lewat Forum Dakwah Santri

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Komisioner Bawaslu Kabupaten Sidenreng Rappang, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Asmawati Salam, memberikan pembekalan konsep dakwah kepada peserta Tadrib Dakwah Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa Benteng, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri pembina pondok pesantren dan diikuti para santri yang tengah mempersiapkan diri sebagai dai muda. Dalam kesempatan itu, Asmawati hadir memberikan materi terkait pentingnya memilih pemimpin yang amanah sebagai bagian dari pengembangan tema ceramah para peserta.

Kepada para santri, Asmawati menjelaskan bahwa materi yang diberikan berupa kisi-kisi ceramah yang nantinya akan dikembangkan sendiri oleh peserta sesuai dengan kemampuan retorika dan pemahaman masing-masing. Pendekatan ini diharapkan mampu melatih daya kritis sekaligus memperkuat substansi dakwah para santri.

“Kami hanya memberikan konsep dasar dan poin-poin penting. Selanjutnya adik-adik santri yang mengembangkan menjadi materi dakwah yang utuh. Ini bagian dari proses pembelajaran agar mereka terbiasa menyampaikan pesan yang substansial dan mencerahkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendorong peran aktif santri dalam melakukan sosialisasi pencegahan politik uang di tengah masyarakat. Menurutnya, pesan-pesan keagamaan memiliki kekuatan moral yang besar dalam membangun kesadaran kolektif.

Dalam materinya, Bawaslu Sidrap menekankan bahaya politik uang yang secara substansi sama dengan praktik suap. Asmawati mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa Allah melaknat orang yang memberi suap dan orang yang menerima suap.

“Politik uang bukan hanya dilarang dalam Islam, tetapi juga secara tegas diatur dan dilarang dalam Undang-Undang Pemilu maupun Pilkada. Ada pasal yang secara jelas mengatur larangan dan sanksinya,” tegasnya.

Ia berharap para santri dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing, menyuarakan pentingnya memilih pemimpin yang amanah, berintegritas, dan bebas dari praktik transaksional.

Sementara itu, pihak pembina Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembekalan ini menjadi bagian dari penguatan peran santri tidak hanya sebagai penjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga sebagai bagian dari elemen masyarakat yang ikut menjaga kualitas demokrasi.

Dengan kegiatan ini, Bawaslu Sidrap menunjukkan komitmennya dalam pendekatan pencegahan partisipatif, menggandeng kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran politik yang bersih dan bermartabat di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending