Connect with us

Bersama Para Lurah,Camat Tamalanrea Hadiri Upacara Peringatan Hari OTDA Ke XXVII

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Tamalanrea Andi Salman Baso bersama Lurah se Kecamatan Tamalanrea mengikuti Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar Sabtu, 29 April 2023

Peringatan Hari Otda XXVII ini dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan ratusan kepala daerah lainnya di Indonesia.

Bertindak sebagai pemimpin upacara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya upacara kali ini merupakan yang terbesar untuk tingkat kehadiran kepala daerah.

Pada Peringatan Hari Otonomi Daerah kali ini juga diumumkan hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah tahun 2023. Hasilnya Kota Makassar menempati peringkat ke-6 secara nasional.

Peringatan Hari Otonomi Daerah memiliki berbagai rangkaian acara diantaranya, Carnaval Budaya yang menampilkan Tarian Pakarena di atas 200 Perahu Katinting, Festival Coto Makassar, hingga kunjungan Lorong Wisata.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending