Connect with us

Pantau Langsung Giat Satgas Drainase,Camat Wajo:Masyarakat Bantu Kami Dengan Menjaga Kebersihan Lingkungan Masing- Masing

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Wajo, Hamna Faisal, melakukan kunjungan lapangan untuk memantau kegiatan Satuan Tugas (Satgas) Drainase di beberapa kelurahan wilayah pemerintahan Kecamatan Wajo, Rabu, 3 Mei 2023

Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Camat Hamna Faisal juga mengedukasi warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Camat Hamna Faisal meninjau langsung beberapa titik yang menjadi fokus kegiatan Satgas Drainase, seperti saluran air dan gorong-gorong.

Camat yang cukup aktif di lapangan ini, memastikan bahwa kegiatan pembersihan dan perbaikan yang dilakukan oleh Satgas Drainase berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Selain memantau kegiatan Satgas Drainase, Camat Hamna Faisal juga melakukan sosialisasi kepada warga di beberapa kelurahan terkait dengan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Camat Hamna menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara terus-menerus agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Hamna Faisal juga mengajak warga untuk aktif melaporkan jika menemukan kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti saluran air yang tersumbat atau sampah yang menumpuk.

“Diharapkan kerjasama antara warga dan Satgas Drainase dapat terjalin dengan baik, sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan optimal di 8 Kelurahan Kecamatan Wajo,” papar Hamna.(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Published

on

Kitasulsel–BONE — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghadiri prosesi adat Mattompang Arajang (pembersihan benda pusaka) dalam puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Pemkab Luwu Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lutim, Aini Endis Anrika, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, serta Kabag Prokopim, Sahir.

Prosesi adat Mattompang Arajang merupakan agenda tahunan dalam peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai budaya. Rangkaian ritualnya meliputi Malekke Toja (pengambilan air dari sumur tertentu), dilanjutkan Mappaota, kemudian Masossoro atau Mattompang Arajang, hingga Mappatinro Arajang (penyimpanan kembali benda pusaka). Seluruh prosesi tersebut diiringi tarian dan musik tradisional khas Bone.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan semakin banyak pembangunan yang dapat dilakukan. Berikan kami kesempatan untuk bekerja dengan baik, karena setiap titik pembangunan membutuhkan jerih payah bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa prosesi Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur masyarakat Bone.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta jati diri masyarakat Bone,” ungkapnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Bone ke-696 dapat memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mewujudkan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Usai kegiatan, Aini Endis Anrika menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada Kabupaten Bone.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone. Semoga Bone semakin mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema yang diusung, “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”.

“Seperti tema yang diangkat, kita berkumpul dalam harapan kebaikan, di mana persatuan dan kebersamaan akan terus terjaga,” tandasnya.

Continue Reading

Trending