Connect with us

Camat Ujung Tanah Didampingi plt Kasi Trantib Dan Lurah Totaka Hadiri Rakor Bersama Kapolrestabes Makassar

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Perang kelompok yang kembali marak beberapa wilayah kota makassar menjadi perhatian serius polretabes makassar bersama pemerintah kota makassar,Beragam cara dan upaya kembali dilakukan oleh jajaran pemkot makassar dalam hal ini para camat yang wilayahnya sering terjadi gangguan kambtibmas.

Bertempat di warkop Daily jl Nusantara Makassar,Polrestabes bersama Camat Tallo. Camat Bontoala Kapolsek. Ujung Tanah. Kapolsek Tallo. Danramil. Tallo. dan Tokoh Masyarak di tiga Kecamatan yang kerap menjadi wilayah terjadinya tawuran melakukan rapat kordinasi guna menimalisir terjadinya tawuran.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.S.IP. M.SI Bersama Plt Kasi Terantib dan Lurah Totaka yang hadir dalam rakor tersebut berharap agar kondisi kambtibmas di wilayh  kecamatan ujung tanah dapat teratasi dengan intensnya aparat kepolisian,pemrintah kota dan tokoh masyarakat melakukan patroli wilyah serta edukasi untuk masyarakat terkhusus untuk anak anak usia dini yang kerap emnjadi awal mula terjadinya tawuran antar kelompok.

 

kapolrestabes makassar Muhammad Ngajib dalam arahannya meminta sinergitas semua pihak dalam membantu kepolisian dalam menyelesaikan persoalan yang sangat meresahkan masyarakat ini.

“kita akan lakukan penyisiran,pembubaran dan patroli berkala diwilayah wilayah yang potensi tawurannya tinggi ,mohon sinergitas dan kerjasama kita semua,jelas kombes muhammad ngajib,

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

DR.Bunyamin: Ibadah Haji Bukan Hanya Ritual, Tapi Ujian Saling Menjaga

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Co-Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, membawakan materi pada hari pertama pembekalan Manasik Haji Akbar yang digelar di Masjid Agung Sidrap, Senin (30/03/2026).

Dalam penyampaiannya, tokoh yang juga Ketua Yayasan As’adiyah itu tidak hanya memberikan materi teknis terkait ibadah haji, tetapi juga menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, para jamaah akan menjalani kehidupan bersama dalam satu kelompok (kloter) selama kurang lebih 40 hari, baik di hotel maupun di lokasi ibadah. Kondisi tersebut menuntut sikap saling memahami, menghargai, dan menjaga satu sama lain.

“Fokus ibadah maki saja, luruskan niat ta dan saling jaga ki,” ujar Bunyamin di hadapan ratusan jamaah.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proses administratif, termasuk urusan visa bagi jamaah haji reguler maupun khusus, telah rampung. Karena itu, jamaah diminta tidak lagi memikirkan hal-hal teknis dan cukup mempersiapkan diri secara fisik serta spiritual.

“Urusan visa jamaah sudah rampung. Jadi jamaah fokus saja pada ibadah, jaga kesehatan, dan perbaiki niat karena Allah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa orang terdekat jamaah selama di Tanah Suci bukanlah keluarga, melainkan rekan sekamar dan satu rombongan. Oleh sebab itu, solidaritas menjadi kunci utama dalam menjaga kekhusyukan ibadah.

“Teman sekamar itu belum tentu keluarga kita. Maka saling jaga, saling bantu, dan saling mengingatkan adalah bagian dari ibadah itu sendiri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunyamin juga meminta doa dari para jamaah untuk seluruh tim PT Annur Maarif yang akan mendampingi dan melayani jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

“Doakan tim Annur yang akan selalu berada di sekitar jamaah. Mereka adalah perwakilan kami untuk memastikan seluruh jamaah terlayani dengan baik sesuai standar Annur Maarif,” ungkapnya.

Diketahui, PT Annur Maarif menjadi satu-satunya travel haji asal Kabupaten Sidrap yang memberangkatkan jamaah dalam jumlah besar pada musim haji 2026. Dari total sekitar 750 jamaah haji reguler asal Sidrap, seluruhnya tergabung dalam layanan Annur, ditambah 105 jamaah haji khusus yang juga menggunakan travel tersebut.

Kehadiran Manasik Haji Akbar ini menjadi bagian penting dalam pembekalan jamaah, tidak hanya dari sisi fiqih ibadah, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan ibadah haji secara sempurna.

Continue Reading

Trending