Connect with us

Camat Ujung Tanah Didampingi plt Kasi Trantib Dan Lurah Totaka Hadiri Rakor Bersama Kapolrestabes Makassar

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Perang kelompok yang kembali marak beberapa wilayah kota makassar menjadi perhatian serius polretabes makassar bersama pemerintah kota makassar,Beragam cara dan upaya kembali dilakukan oleh jajaran pemkot makassar dalam hal ini para camat yang wilayahnya sering terjadi gangguan kambtibmas.

Bertempat di warkop Daily jl Nusantara Makassar,Polrestabes bersama Camat Tallo. Camat Bontoala Kapolsek. Ujung Tanah. Kapolsek Tallo. Danramil. Tallo. dan Tokoh Masyarak di tiga Kecamatan yang kerap menjadi wilayah terjadinya tawuran melakukan rapat kordinasi guna menimalisir terjadinya tawuran.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.S.IP. M.SI Bersama Plt Kasi Terantib dan Lurah Totaka yang hadir dalam rakor tersebut berharap agar kondisi kambtibmas di wilayh  kecamatan ujung tanah dapat teratasi dengan intensnya aparat kepolisian,pemrintah kota dan tokoh masyarakat melakukan patroli wilyah serta edukasi untuk masyarakat terkhusus untuk anak anak usia dini yang kerap emnjadi awal mula terjadinya tawuran antar kelompok.

 

kapolrestabes makassar Muhammad Ngajib dalam arahannya meminta sinergitas semua pihak dalam membantu kepolisian dalam menyelesaikan persoalan yang sangat meresahkan masyarakat ini.

“kita akan lakukan penyisiran,pembubaran dan patroli berkala diwilayah wilayah yang potensi tawurannya tinggi ,mohon sinergitas dan kerjasama kita semua,jelas kombes muhammad ngajib,

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending