Connect with us

Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Pengusaha UMKM Jadi Eksportir

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail hadir dan membuka secara resmi pelatihan pemasaran produk di era digital, di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar, Selasa (9/05/2023).

Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja dari kelompok kerja (Pokja) 2 TP PKK Kota Makassar.

Dalam arahannya, Indira menekankan pentingnya peningkatan kualitas serta memperluas pasar produk yang diciptakan, bukan hanya pada tataran lokal, namun juga pada skala internasional.

“Hasilnya sudah lumayan tapi perlu penyempurnaan lagi karena untuk menuju kota dunia harusnya kita bisa ekspor. Memang ada beberapa produk yang sudah diekspor tapi kita mau semua berkualitas ekspor,” sebut Indira.

Dirinya juga meminta untuk dijalinnya sinergi bersama Dinas Koperasi dan UKM dalam proses kurasi produk. Hal ini perlu untuk memastikan bahwa produk yang akan dirilis ke pasaran sudah memenuhi standar yang baik dan berkualitas.

“Mereka punya Inkubator Center, di situ bisa dikurasi. Kita belajar dengan baik untuk meningkatkan semuanya. Kita kurasi dan evaluasi supaya semua jadi eksportir, bukan importir,” ungkapnya.

Ketua Pokja 2 TP PKK Kota Makassar, Dokter Udin Malik mengungkapkan bahwa pelatihan pemasaran produk di era digital cukup penting mengingat pemasaran produk saat ini tidak hanya dilakukan secara offline, melainkan juga masif secara online.

“Ini perlu segera kita kembangkan. Sosial media terus berkembang jadi masyarakat juga perlu up to date dengan dinamika sosial media yang ada. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga terhadap ilmu pemasaran, baik itu produk barang atau jasa di berbagai platform sosial media,” jelas dr. Udin.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Prabowo Sambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Singapura

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan Leaders’ Retreat yang menjadi forum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

Lawrence Wong tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Setelah penyambutan, kedua pemimpin negara mengikuti upacara kenegaraan yang diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura.

Prosesi dilanjutkan dengan perkenalan delegasi dari masing-masing negara sebelum Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Wong menuju Ruang Kredensial untuk menggelar pertemuan bilateral secara tertutup.

Pertemuan tersebut menjadi Leaders’ Retreat kedua yang mempertemukan Prabowo Subianto dan Lawrence Wong sejak Wong menjabat sebagai Perdana Menteri Singapura.

Dalam pernyataan resminya, Kantor Perdana Menteri Singapura menegaskan bahwa forum tahunan tersebut mencerminkan eratnya hubungan kedua negara sekaligus komitmen bersama untuk terus memperdalam kerja sama di berbagai sektor.

“Leaders’ Retreat menegaskan hubungan bilateral yang erat dan telah terjalin lama antara Singapura dan Indonesia, serta komitmen kedua pemerintah untuk terus memperdalam kerja sama bilateral,” demikian pernyataan Kantor PM Singapura.

Selain memperkuat hubungan diplomatik, kedua pemimpin dijadwalkan mengevaluasi implementasi berbagai kesepakatan yang telah dicapai dalam Leaders’ Retreat sebelumnya di Singapura pada Juni 2025.

Berbagai proyek kerja sama strategis yang tengah berjalan akan menjadi salah satu fokus pembahasan, termasuk peluang memperluas kolaborasi di bidang ekonomi, investasi, transformasi digital, energi, pertahanan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Tak hanya membahas agenda bilateral, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Lawrence Wong juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi kawasan Asia Tenggara serta berbagai isu global yang menjadi kepentingan bersama.

Pertemuan tahunan ini dinilai memiliki arti penting dalam menjaga momentum hubungan Indonesia dan Singapura yang selama ini menjadi salah satu kemitraan paling erat di kawasan. Melalui Leaders’ Retreat, kedua negara diharapkan mampu memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

Continue Reading

Trending