Hadiri Pekan Panutan Pajak Di Logwis Cheun Wa Dal,Camat Tallo:Capaian Target PBB Kecamatan Tallo Hampir 100 Persen,Terima Kasih RT/RW
Kitasulsel–Makassar--Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mengelar pekan panutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilaksanakan di Lorong Wisata Cheun Wa Dal Jl. Teuku Umar 10, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, (17/05/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, S.STP, M.Si, anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Azwar, ST, Kepala Tata Usaha UPTD PBB Bapenda Kota Makassar, Rahmat, Sekcam Tallo, Drs. Nimrod Sembeh, Lurah se Kecamatan Tallo, beberapa Pj. Ketua LPM, Pj. Ketua RT/RW, kolektor PBB se Kecamatan Tallo, beberapa staf dari Bapenda, dan tokoh masyarakat serta beberapa undangan lainnya.
Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, S STP, M.Si dalam sambutan pembukanya mengatakan target PBB Kecamatan Tallo hampir mencapai 100 persen. Capaian ini harus diapresiasi karena dukungan semua elemen terkait.

“Sukses capaian kolektor bukan karena hebat tapi hadirnya RT/RW, tokoh masyarakat yang selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar retribusi PBB,” ucap Ancha, sapaan akrab Camat Tallo.
Pada kesempatan itu, Ancha juga menjelaskan, selain pendapatan dari PBB, Kecamatan Tallo juga berkontribusi melalu retribusi sampah Rp.1,7 milliar atau 100,2 persen alias over target.
“Tahun 2022 lalu retribusi sampah kita over target. Tahun ini meningkat dan ditarget Rp.2,5 milliar. Dari indikator yang ada saat ini, kami oftimis bisa capai target tersebut,” katanya.
Sementara Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Azwar, ST dalam pengantarnya menjelaskan bahwa, bicara soal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ujung tombaknya adalah RT/RW, LPM dan Lurah. Elemen ini yang wajib memaksimalkan sosialisasinya di masyarakat. Krn pada dasarnya, pajak itu sumbernya dari masyarakat dan kembali ke masyarakat.
“Bapenda harus memberikan apresiasi kepada Lurah, bukan hanya kepada lurah yang memberikan kontribusi tertinggi tapi juga kelurahan yang over target,” tegas Azwar.
Pada kesempatan yang sama, Rahmat Kepala Tata Usaha UPTD Bapenda langsung membuka sesi tanya jawab.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Antisipasi Lonjakan Industri Tambang, Siapkan Pemuda Lokal Jadi Tenaga Security Profesional
KITASULSEL—LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mengambil langkah strategis dalam menghadapi pesatnya ekspansi industri tambang di wilayahnya dengan menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sejumlah pemuda dari berbagai desa di Bumi Batara Guru dikirim mengikuti pelatihan tenaga pengamanan (security). Program ini dirancang sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebutuhan tenaga kerja profesional di sektor industri, khususnya pertambangan dan kawasan industri.
Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia lokal menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah arus investasi yang masuk.
“Kami ingin memastikan pemuda kita memiliki kompetensi dan sertifikasi yang dibutuhkan. Dengan pelatihan ini, mereka siap kerja dan memiliki daya saing di dunia industri,” ujarnya, Selasa (31/3).
Pelatihan ini juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri yang mulai berkembang di Luwu Timur, termasuk dengan hadirnya investasi dari PT Indonesia Huali Industrial Park dan PT Huali Nickel Indonesia.
Para peserta dibekali sertifikasi Gada Pratama, yang merupakan standar dasar profesi keamanan. Namun lebih dari itu, pelatihan ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta etos kerja profesional.

“Ini bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan mental dan disiplin. Kita ingin mereka siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif,” tambah Awaluddin.
Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.
Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja lokal yang tersertifikasi, pemerintah daerah berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur dapat lebih memprioritaskan masyarakat setempat dalam proses rekrutmen.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembangunan industri di Luwu Timur tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login