Connect with us

Camat Makassar Turun Langsung Bersama Tim Cek dan Jebol Drainase Yang Tersumbat Oleh Akar Pohon

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Mendapat laporan warga adanya drainase yang tersumbat di wilayah kerjanya, Harun Rani, SE., M.M., Plt. Camat Makassar turun langsung ke lokasi.

Bersama tim yang terdiri oleh Satgas Drainase, Satgas Kebersihan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar, Rabu (24/05/2023).

Kepada awak media targetnasional.id, Harun Rani mengatakan, giat hari ini merupakan salah satu bentuk respon cepat kami sebagai pemerintah, ungkap Harun Rani.

Diketahui, “ini adalah laporan salah satu warga kami yang sudah lama terjadi penyumbatan di salah satu drainase.”

Penyumbatan ini terjadi disebabkan oleh akar pohon beringin yang sudah bertahun – tahun menutup rapat drainase yang cukup besar, imbuh Harun Rani.

“Butuh koordinasi dari instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemangkasan, dan alat berat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk normalisasi.”

“Kami pihak Kecamatan Makassar sebatas menyebol saja biar air mengalir yang ada di drainase bisa mengalir,” pungkas Harun Rani.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Wujudkan Senyum Sehat Anak Lewat Program Healthier Smile Phase 8

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) memperkuat kolaborasi strategis guna mewujudkan senyum sehat anak melalui program Healthier Smile Phase 8.

Sinergi ini melibatkan Save the Children (STC), Celosia Marennu Indonesia, serta Mars Snacking Foundation. Kegiatan kick off Phase 8 dirangkaikan dengan rapat pembentukan Working Group berlangsung di Aula Bapperida Luwu Timur, Malili, Rabu (29/04/2026).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika, saat membuka acara menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program Healthier Smile ini merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-pemerintah sangat krusial untuk memastikan standar kesehatan anak-anak sekolah terpenuhi secara merata,” ujarnya.

Ia berharap program ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan masif yang mampu mengubah perilaku hidup sehat anak secara berkelanjutan.

Sementara itu, Program Manager STC, Robert Nufninu, menjelaskan bahwa Phase 8 tidak hanya berfokus pada kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga memperkuat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

“Melalui penguatan UKS, kita memastikan promosi kesehatan dilakukan secara intensif agar pola hidup sehat dapat diterapkan secara konsisten oleh para siswa,” jelasnya.

District Coordinator STC, Rina Zulwiyati, menambahkan bahwa cakupan sekolah dampingan terus meningkat. Dari 21 sekolah pada Phase 7, kini bertambah menjadi 25 sekolah pada Phase 8, terdiri dari 2 SLB, 2 madrasah, dan 21 SD negeri.

Program Healthier Smile sendiri merupakan gerakan berbasis sekolah yang mengintegrasikan promosi kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) serta edukasi pelestarian lingkungan bagi anak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kementerian Agama Luwu Timur, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta tim pelaksana dari STC dan Celosia.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Luwu Timur berharap mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan.

Continue Reading

Trending