Connect with us

Camat Makassar Turun Langsung Bersama Tim Cek dan Jebol Drainase Yang Tersumbat Oleh Akar Pohon

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Mendapat laporan warga adanya drainase yang tersumbat di wilayah kerjanya, Harun Rani, SE., M.M., Plt. Camat Makassar turun langsung ke lokasi.

Bersama tim yang terdiri oleh Satgas Drainase, Satgas Kebersihan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar, Rabu (24/05/2023).

Kepada awak media targetnasional.id, Harun Rani mengatakan, giat hari ini merupakan salah satu bentuk respon cepat kami sebagai pemerintah, ungkap Harun Rani.

Diketahui, “ini adalah laporan salah satu warga kami yang sudah lama terjadi penyumbatan di salah satu drainase.”

Penyumbatan ini terjadi disebabkan oleh akar pohon beringin yang sudah bertahun – tahun menutup rapat drainase yang cukup besar, imbuh Harun Rani.

“Butuh koordinasi dari instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemangkasan, dan alat berat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk normalisasi.”

“Kami pihak Kecamatan Makassar sebatas menyebol saja biar air mengalir yang ada di drainase bisa mengalir,” pungkas Harun Rani.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Lainnya Terluka

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ledakan terjadi di gudang amunisi milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit gugur, sementara enam personel lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, ledakan terjadi saat personel sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan gudang amunisi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan,” ujar Donny dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (16/7).

Akibat insiden tersebut, satu personel TNI AD dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, empat prajurit mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, TNI AD telah membentuk tim investigasi dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD). Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kronologi kejadian dan faktor-faktor yang memicu ledakan.

“Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut,” kata Donny.

Ia menegaskan, investigasi dilakukan secara profesional tanpa menetapkan batas waktu tertentu, namun diupayakan selesai secepat mungkin agar penyebab insiden dapat diketahui secara pasti.

Sementara itu, lokasi gudang amunisi yang menjadi pusat ledakan telah disterilkan. Akses menuju area tersebut ditutup dan hanya diperbolehkan bagi personel tim investigasi yang bertugas.

“Hanya tim investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan,” tegas Donny.

TNI AD juga memastikan akan terus memberikan informasi kepada publik sesuai perkembangan hasil investigasi, sekaligus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending