Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Danny Pomanto Dukung Program PDGI Brush Day and Night, Jaga Kesehatan Gigi Anak-Anak Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendukung kegiatan global Brush Day and Night yang dilaksanakan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di 25 kota se-Indonesia termasuk Kota Makassar.

Brush Day and Night rencananya berlangsung di SD Mangkura pada 18 dan 20 Juli 2023 dengan beragam kegiatan. Salah satunya memberikan edukasi kepada seribu siswa.

Ia menilai kegiatan Brush Day and Night sejalan dengan program Jagai Anakta’ yang menjadi konsen Pemkot Makassar.

“Salah satu yang harus kita jaga di anak-anak kita adalah kesehatan gigi sehingga kegiatan seperti ini memang perlu untuk anak-anak kita,” kata Danny Pomanto saat melakukan audiensi dengan Pengurus PDGI Cabang Makassar di Amirullah, Selasa (4/07/2023).

Danny Pomanto juga menyampaikan tentang mental health yang saat ini menjadi isu global. Isu itu didiskusikan saat Brussel Urban Summit bersama Ratu Belgia Mathilde beberapa waktu lalu.

Katanya, ada tiga pendekatan yang dilakukan Pemkot Makassar dalam menjaga kesehatan mental anak. Diantaranya, Jagai Anakta’, RT/RW pendekatan lingkungan, dan pendidikan.

Sehingga, menjaga kesehatan gigi ini penting untuk menjaga mental peserta didik agar bisa tetap berprestasi di bidangnya masing-masing.

“Nah menjaga kesehatan gigi ini adalah salah satu upaya dari program Jagai Anakta’. Jadi ini edukasi, karena gigi ini bukan hanya menjaga kesehatan dari luar tapi juga mempertahankan dari dalam,” ujarnya.

Pemkot Makassar juga akan berkolaborasi dengan PDGI terkait bagaimana menjaga kesehatan gigi anak-anak.

“Jadi bagaimana mendidik anak-anak dalam rangka Jagai Anakta untuk merawat giginya dengan baik,” ucap Danny Pomanto.

Sementara, Ketua PDGI Cabang Makassar drg Eka Erwansyah menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota terkait kegiatan ini.

“Alhamdulillah tadi pak wali menyambut baik konsep-konsep kami dan beliau menyampaikan bahwa ini memang perlu untuk dilakukan,” ujar Eka Erwansyah.

Rencananya ada tiga hari pelaksanaan Brush Day and Night di Kota Makassar. Yakni pada 18 Juli akan ada pelatihan pengetahuan kesehatan gigi kepada 95 guru SD Mangkura.

Sedangkan pada 20 Juli akan dilakukan edukasi kesehatan gigi kepada seribu siswa-siswi di SD Mangkura dengan melibatkan guru dan dokter gigi sehingga anak lebih paham bagaimana menjaga kesehatan gigi mereka.

“Kita juga akan melakukan aplikasi flouride kepada 50 anak untuk mencegah kerusakan atau karies gigi,” tutupnya.

Mendampingi Danny Pomanto, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin menghimbau kepada seluruh pelajar untuk selalu menjaga kesehatan gigi dengan rutin menyikat gigi pagi dan malam hari sebelum tidur.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Rakernas II ASITA, Dorong Penguatan Pariwisata Kota

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, menjamu peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies, Rabu (6/5/2026).

Ratusan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia disambut dalam suasana hangat melalui malam ramah tamah yang digelar di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah Rakernas yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Mei 2026. Ia menilai kehadiran para pelaku industri perjalanan wisata menjadi momentum strategis untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata kota.

“Ini merupakan anugerah bagi Makassar. Kehadiran para pelaku dan pemikir pariwisata tentu akan memberi perspektif baru dalam mengembangkan potensi wisata yang kita miliki,” ujarnya.

Munafri memaparkan bahwa Makassar memiliki kekuatan dari sisi geografis, sejarah, hingga budaya. Sebagai wilayah yang berkaitan dengan kejayaan Kerajaan Gowa dan Tallo, serta didukung bentang alam pesisir dan kawasan karst Maros-Pangkep, Makassar dinilai memiliki daya tarik wisata yang kompetitif.

Meski demikian, ia mengakui potensi tersebut belum sepenuhnya terkelola optimal. Pemerintah Kota Makassar kini terus melakukan pembenahan, mulai dari penataan kawasan, penguatan infrastruktur pariwisata, hingga revitalisasi pasar tradisional.

“Kami ingin menghadirkan kota yang nyaman bagi wisatawan, termasuk dengan memperbaiki pedestrian dan menata kawasan agar lebih tertib dan menarik,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga mendorong penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran khusus guna mendukung kegiatan berskala besar yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami menyiapkan agar setiap bulan ada event unggulan. Dengan begitu, hotel terisi, UMKM bergerak, dan ekonomi lokal tumbuh,” tambahnya.

Munafri juga menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai hub utama destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Ia optimistis posisi strategis kota ini dapat menjadi pintu masuk wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan seperti Toraja, Bulukumba, hingga Maros.

“Kami ingin wisatawan tidak hanya singgah, tetapi tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak di Makassar,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh peserta Rakernas untuk menikmati pengalaman selama berada di Makassar.

“Kalau ke Makassar, dilarang diet dan tidak boleh pulang hari. Harus menginap supaya bisa menikmati sunset dan angin Mamiri,” tutupnya disambut tawa hadirin.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPP dan DPD ASITA yang hadir. Ia menilai partisipasi tersebut menjadi energi besar dalam mendorong promosi pariwisata Makassar agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Sinergi dan kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus terjalin demi kemajuan industri pariwisata yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending