Connect with us

Cek Kesiapan Longwis Sambut APEKSI XVI, Fatmawati Rusdi Minta Penambahan Hidroponik

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kembali melakukan pengecekan kesiapan Lorong Wisata untuk menyambut APEKSI XVI yang rencananya akan dihadiri oleh 98 Kota se Indonesia.

Kali ini Fatmawati melakukan pengecekan di tiga Longwis, masing-masing di Kecamatan Ujung Pandang, Kecamatan Ujung Tanah, dan Kecamatan Rappocini.

Untuk Kecamatan Ujung Pandang, tepatnya di Longwis Haderslave yang berada di Jl Somba Opu. Di Longwis ini Fatmawati kembali mengingatkan agar fokus pada produk UMKM, khususnya yang dapat menjadi karakter dari Makassar.

“Ada es krim pakcoy, coto makassar, dan juga keripik pakcoy, yang dapat menjadi bingkisan para tetamu jika berkunjung ke Longwis ini,” ujarnya.

Selanjutnya di Kecamatan Ujung Tanah, Longwis Milan, yang berlokasi di jalan Cakalang III, Fatmawati Rusdi meminta adanya penambahan Hidroponik dan beberapa jenis tanaman lainnya.

“Longwis ini baru saja panen, sehingga butuh segera penambahan. Sebenarnya banyak dari Longwis tetangga, hanya saja akses jalan yang mumpuni berada di Longwis ini, sehingga kita putuskan untuk tetap di Longwis Milan, dengan melakukan penambahan untuk persiapan APEKSI,” lanjutnya.

Lokasi ketiga di Kecamatan Rappocini, Longwis Vera Cruz, Fatmawati juga mengingatkan penambahan beberapa hidroponik serta adanya pengecetan ulang. “Semuanya telah tertata dengan baik, tanaman cabai cukup banyak, hanya perlu penambahan hidroponik dan pengecetan ulang,” ungkapnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Andi Muh Yasir bersama Asisten III, Mario Said, yang turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar juga memberikan himbauan agar partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan, agar potensi di setiap Longwis semakin maksimal, dan dapat memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending