Ketua MA mengapresiasi PTSP kerja sama Pemkot dan PN Makassar
Kitasulsel—Makassar—Ketua Mahkamah Agung Prof. M. Syarifuddin memberikan apresiasi atas kerja sama Pemerintah Kota Makassar dengan Pengadilan Negeri Kelas I A Makassar yang menghadirkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di lembaga peradilan.
“Ini suatu pertanda bagi kami, bahwa antara pemerintah daerah setempat punya kerja sama yang baik dengan peradilan di sini,” ujar Syarifuddin di sela peresmian layanan PTSP di PN Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Menurut ia, hadirnya layanan PTSP tersebut sebagai wujud nyata badan peradilan untuk memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan tanpa kolusi, korupsi dan nepotisme.
Syarifuddin berharap layanan yang diberikan di PTSP bukan hanya administrasi umum, tetapi juga administrasi khusus, seperti teknis yudisial. Selain itu, pengunjung tidak bisa langsung masuk, tetapi cukup di PTSP itu semua terbuka dan dapat dilihat oleh siapapun.
Pelayanan di PTSP juga dapat dipantau ketua pengadilan dari ruang kerjanya, bagaimana pegawai pengadilan melayani masyarakat dengan baik.
Bahkan, tambah Ketua MA, layanan PTSP yang sudah ada dapat dikoneksikan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang sudah diterapkan pemerintah daerah sehingga pelayanan semakin mudah dan terintegrasi.
“Dengan adanya PTSP, di pemda juga ada MPP maka ini perlu dikoneksikan dengan IT (teknologi informasi) agar pelayanannya terjalin baik,” katanya.
Syarifuddin meminta petugas IT di PTSP turut membantu masyarakat yang masih belum paham tentang IT. Upaya ini semata-mata untuk menciptakan badan peradilan Indonesia yang agung dan dimaknai dengan peradilan modern berbasis IT.
Ia mencontohkan jika selama ini seseorang melakukan kasasi atau peninjauan kembali harus mengirim banyak berkas ke Mahkamah Agung dengan menghabiskan banyak biaya dan risiko lainnya maka dengan berbasis IT hal itu sudah bisa diminimalisasi.
“Dengan berlakunya IT maka satu kali tombol saja berkas itu sudah masuk ke Mahkamah Agung. Tentu ini sebagai langkah PTSP memberikan pelayanan prima yang transparan, akuntabel dan zero KKN,” ujarnya.
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengemukakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dengan lembaga peradilan dalam menghadirkan layanan PTSP akan semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyatakan siap mengakomodasi pelayanan publik bagi Pengadilan Negeri Makassar Kelas 1 A Khusus di Makassar Government Center (MGC) yang direncanakan tuntas pembangunannya pada akhir 2023. Pemkot akan memberikan ruangan kepada PN Makassar guna menunjang pelayanan masyarakat.
NEWS
Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan
Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).
Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.
“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).
Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.
“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.
“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.
Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).
Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login