Connect with us

Kepala UPT SPF SDN. Cambaya Makassar Membuka Pelaksanaan MPLS Peserta Didik Baru Tahun 2023

Published

on

Kitasulsel—Makassar—UPT SPF SDN. Cambaya Kec. Ujung Tanah Kota Makassar. Melaksanakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bagi peserta didik baru 2023 / 2024. Senin (10/07/23).

Pelaksanaan MPLS yang di buka oleh Hasanuddin. S, Pd, M, Pd. Selaku kepala sekolah, turut di hadiri juga oleh para pengurus komite, guru – guru serta orang tua siswa baru.

Terkait kegiatan MPLS. Hasanuddin Kepada awak media, mengatakan, bahwa kegiatan MPLS ini, akan berlangsung selama 5 hari kedepan.

Yang mana dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di dalam dan luar ruangan melibatkan guru – guru dan tenaga kependidikan, baik yang bertugas sebagai pendamping maupun pemateri.

“Alhamdulillah, sama seperti tahun – tahun sebelumnya, antusiasnya orang tua yang mendaftarkan anaknya di sekolah kami cukup tinggi sehingga kuota siswa baru kami terpenuhi”

Kami berharap dengan adanya MPLS dapat mempercepat siswa melakukan adaptasi lingkungan sekolah setelah terjadi transisi dari tingkat PAUD ke tingkat pendidikan dasar. Ungkapnya

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending