Connect with us

Kepala UPT SPF SDN. Cambaya Makassar Membuka Pelaksanaan MPLS Peserta Didik Baru Tahun 2023

Published

on

Kitasulsel—Makassar—UPT SPF SDN. Cambaya Kec. Ujung Tanah Kota Makassar. Melaksanakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bagi peserta didik baru 2023 / 2024. Senin (10/07/23).

Pelaksanaan MPLS yang di buka oleh Hasanuddin. S, Pd, M, Pd. Selaku kepala sekolah, turut di hadiri juga oleh para pengurus komite, guru – guru serta orang tua siswa baru.

Terkait kegiatan MPLS. Hasanuddin Kepada awak media, mengatakan, bahwa kegiatan MPLS ini, akan berlangsung selama 5 hari kedepan.

Yang mana dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di dalam dan luar ruangan melibatkan guru – guru dan tenaga kependidikan, baik yang bertugas sebagai pendamping maupun pemateri.

“Alhamdulillah, sama seperti tahun – tahun sebelumnya, antusiasnya orang tua yang mendaftarkan anaknya di sekolah kami cukup tinggi sehingga kuota siswa baru kami terpenuhi”

Kami berharap dengan adanya MPLS dapat mempercepat siswa melakukan adaptasi lingkungan sekolah setelah terjadi transisi dari tingkat PAUD ke tingkat pendidikan dasar. Ungkapnya

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending