Connect with us

Dinas Pendidikan Kota Makassar Memaparkan Hasil Pelaksanaan PPDB 2023

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Dalam upaya memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar berjalan dengan baik, Dinas Pendidikan Kota Makassar melakukan konsultasi dan pemaparan pelaksanaan PPDB 2023 bersama Tim Regulasi Setditjen Pauddasmen Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah – KemdikbudRistek RI.

Kegiatan tersebut dilakukan di Jakarta pada Jumat, 14 Juli 2023, dan dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, H. Muhyiddin, SE., MM, beserta rombongan.

Dalam pertemuan tersebut, H. Muhyiddin menyampaikan bahwa pelaksanaan PPDB online Tahun 2023 di Kota Makassar telah dilaksanakan dengan mengacu pada regulasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Kota Makassar menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh Pusdatin KemdikbudRistek, yang telah disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik sekolah dan penduduk di Kota Makassar.

Secara keseluruhan, pelaksanaan PPDB Online 2023 di Kota Makassar telah berjalan dengan sangat baik. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa persoalan, terutama terkait keseriusan masyarakat dalam mengurus Kartu Keluarga sebagai dokumen dasar PPDB, serta kesungguhan operator Dapodik Sekolah dalam menginput data sesuai dengan kebenaran dokumen yang ada.

Keberhasilan pelaksanaan PPDB ini dapat dicapai berkat kerja keras Tim Dinas Pendidikan sejak awal semester genap, serta dukungan dari Dinas Kominfo Kota Makassar, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Sosial Kota Makassar.

H. Muhyiddin juga memaparkan tahapan jalur zonasi dan jalur non-zonasi yang meliputi afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua. Tahapan ini telah selesai dilaksanakan sesuai dengan Petunjuk Teknis PPDB 2023.

Selanjutnya, langkah selanjutnya adalah untuk memenuhi kuota yang belum terpenuhi karena masih ada orang tua yang memilih sekolah tertentu sementara kuota sekolah yang terpilih terbatas.

Setelah semua tahapan PPDB selesai berdasarkan Juknis PPDB, masih terdapat kuota yang belum terpenuhi. Untuk SD Negeri, terdapat 3903 kuota yang belum terisi, sedangkan untuk SMP Negeri, terdapat 1927 kuota yang belum terpenuhi.

Dalam rangka mengatasi hal ini, dilakukan pemerataan melalui Jalur Solusi dengan menyebarkan kuota ke sekolah yang belum terisi atau belum mencapai kuota siswa-siswinya.

Tetap memperhatikan aksesibilitas sekolah yang tidak jauh dari tempat tinggal siswa-siswi yang bersangkutan.

H. Muhyiddin menambahkan bahwa pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang diimplementasikan dalam Visi Misi dan Program Wali Kota Makassar, yaitu Revolusi Pendidikan Semua Harus Sekolah, mendorong semua sekolah untuk membuka akses layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

Hal ini bertujuan agar tidak ada anak usia sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Kota Makassar, baik jenjang SD maupun SMP, yang tidak mendapatkan layanan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun di sekolah swasta.

Dalam jangka panjang, pemerataan dan distribusi sekolah di Kota Makassar menjadi perhatian serius. Langkah ini ditindaklanjuti dengan pemetaan kondisi dan distribusi sekolah.

Sedangkan dalam jangka menengah, akan dilakukan pendirian sekolah terintegrasi di Kota Makassar. Pada jangka panjang, tujuannya adalah mencapai kesesuaian dengan standar pelayanan pendidikan yang melebihi rata-rata nasional.

Dengan adanya upaya dan langkah-langkah tersebut, Dinas Pendidikan Kota Makassar berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan setiap anak usia sekolah di Kota Makassar mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Terima Audiensi HIMAP FISIP UMS Rappang, Dukung Kegiatan Pengembangan Minat dan Bakat Pelajar

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, menerima audiensi panitia Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026).

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Nurkanaah didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Sidrap, Nurhidayah. Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan sejumlah kegiatan yang akan digelar HIMAP FISIP UMS Rappang sebagai bagian dari program kerja Bidang Minat dan Bakat.

Panitia menyampaikan bahwa kegiatan yang direncanakan berupa kompetisi tingkat SMA/SMK/MA yang akan melibatkan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan. Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Januari hingga 5 Februari 2026 dan dipusatkan di Kampus UMS Rappang.

Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan apresiasi serta dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif yang diinisiasi oleh mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kegiatan akademik, sosial, dan kemasyarakatan,” ujar Nurkanaah.

Ia menilai kegiatan yang dirancang HIMAP FISIP UMS Rappang tersebut tidak hanya berdampak pada pengembangan potensi mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Melalui kompetisi ini, diharapkan bakat dan minat pelajar dapat tersalurkan secara positif.

Lebih lanjut, Nurkanaah berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memiliki dedikasi, kreativitas, serta keterampilan di berbagai bidang, baik olahraga, seni, maupun keagamaan.

“Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan yang mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat luas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Sidrap, Nurhidayah, menjelaskan bahwa audiensi tersebut berkaitan langsung dengan rencana pelaksanaan kompetisi tingkat SMA/SMK/MA se-kabupaten dan kota di wilayah Sidrap, Pinrang, Wajo, Enrekang, Parepare, dan Barru.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Bidang Minat dan Bakat HIMAP FISIP UMS Rappang yang bertujuan mendorong pengembangan potensi pelajar sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar dan institusi pendidikan di kawasan Ajatappareng dan sekitarnya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sidenreng Rappang dan wilayah sekitarnya.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel