Lepas Ribuan Peserta Gerak Jalan Santai IKA Unhas-HIKMA,Danny Pomanto:Kekompakan Menjadi Modal Terbaik Membangun Negeri
Kitasulsel–Enrekang–Ketua Ikatan Alumni wilayah Sulsel Danny Pomanto (DP) melepas ribuan peserta gerak jalan santai IKA Unhas di lapangan Gelora Puang Liu Anggeraja Cakke, Kabupaten Enrekang, Sabtu, (5/8/2023).
Gerak jalan sehat diselenggarakan atas kerjasama IKA Unhas Sulsel bersama Hikma Sulsel.
Menurut Danny, hal ini sangat luar biasa sekali antusias warga kecamatan Anggeraja Cakke. Bahkan ada dari pelosok ikut gerak jalan, sambil menikmati indahnya suasana alam.
“Insya Allah kekompakan masyarakat menjadi modal yang terbaik untuk membangun negeri,”ucap Danny saat melepas gerak jalan santai.
Lebih jauh lanjutnya, jika apa pun kesulitannya nanti. Danny Pomanto mengharapkan kegiatan ini bisa dilanjutkan kelak untuk Baik Untuk Semua dan baik Untuk Sulsel.
“Kalau kita hadapi dengan kompak, Itu akan menjadi bagian yang paling penting, bagi masyarakat Enrekang sendiri,”ungkap Wali Kota terbaik ini. (**)
NEWS
IHSG Ditutup Anjlok 1,89 Persen, Rupiah Melemah Tembus Rp18.014 per Dolar AS
Kitasulsel–JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada penutupan perdagangan Rabu (8/7/2026). Setelah bergerak di zona merah sejak awal sesi, IHSG akhirnya ditutup anjlok 113,12 poin atau 1,89 persen ke level 5.873,37.
Berdasarkan data perdagangan, pelemahan juga terjadi pada indeks unggulan LQ45 yang terkoreksi 2,02 persen dan ditutup di level 582,884, mencerminkan tekanan yang terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatat total nilai transaksi sebesar Rp10,23 triliun dengan volume mencapai 21,66 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,95 juta kali sepanjang sesi perdagangan.
Di kelompok saham yang mencatat penguatan tertinggi (top gainers), PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) memimpin dengan kenaikan 25 persen ke level 1.950. Disusul PT Niramas Utama Tbk. (JELI) yang menguat 24,89 persen menjadi 1.405, PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) naik 24,51 persen ke 635, PT Bach Multi Global Tbk. (BACH) melonjak 24,43 persen ke 550, serta PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) yang menguat 22,95 persen ke level 150.
Sebaliknya, kelompok saham dengan pelemahan terdalam (top losers) dipimpin PT Bekasi Asri Pemula Tbk. (BAPA) yang turun 14,98 persen ke level 386. Diikuti PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk. (BIPP) dan PT Trimitra Propertindo Tbk. (LAND) yang sama-sama terkoreksi 14,29 persen ke level 60. PT Pikko Land Development Tbk. (RODA) melemah 13,43 persen ke 58, sedangkan PT Nusatama Berkah Tbk. (NTBK) turun 13,33 persen menjadi 78.
Dari sisi nilai transaksi, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp1,12 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp708,34 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) Rp471 miliar, PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) Rp455,44 miliar, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp424,46 miliar.
Sementara dari sisi volume perdagangan, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menjadi saham teraktif dengan transaksi mencapai 10,39 juta lembar. Disusul PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) sebanyak 8,44 juta lembar, PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) 8,12 juta lembar, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS) 7,98 juta lembar, serta PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) sebanyak 5,01 juta lembar.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga kembali berada di bawah tekanan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp18.014 per dolar Amerika Serikat.
Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,12 persen ke level 66.819,05, sedangkan Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 2,98 persen menjadi 24.199,46. Di China, Indeks SSE Composite melemah 0,48 persen ke level 3.970,88, sementara Indeks Straits Times Singapura naik 0,86 persen ke posisi 5.388,03.
Pelemahan IHSG yang disertai dengan depresiasi nilai tukar rupiah menunjukkan sentimen pasar yang masih cenderung berhati-hati di tengah dinamika ekonomi dan keuangan global.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login