Kemenpan RB-APEKSI Searah Reformasi Birokrasi, Danny Pomanto: Kinerja dan Dedikasi yang Utama
Kitasulsel–JAKARTA,– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) mengungkapkan gagasan yang sejalan dalam upaya reformasi birokrasi pemerintahan.
Bahwa birokrasi sebagai mesin pembangunan didesain untuk mampu menyelesaikan masalah rakyat. Makanya transformasi reformasi itu dilaksanakan dengan menyasar sektor sumber daya manusia, organisasi, hingga sistem dan budaya kerja.
Sejalan, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan ikhtiar dalam reformasi birokrasi itu mesti diikuti dengan kinerja dan dedikasi dalam bekerja.
Termasuk, wali kota dua periode ini mengarahkan agar para birokrat mesti terus mengupdate pengetahuannya. Usaha itu bagian dari kriteria keunggulan dalam aspek kinerja.
Lantaran pengetahuan kian berkembang detik demi detik di tengah era informasi saat ini.
Begitu juga dengan dedikasi atau loyalitas.
“Meningkatkan kinerja dengan terus belajar untuk mengupdate pengetahuan lalu ikhlas dalam pengabdian dan dedikasi itu menjadi kuncinya,” kata Danny Pomanto usai mengikuti diskusi Kompas Collaboration Forum (KCF)-City Leaders Community bersama Menpan RB dan Apeksi di Menara Kompas, Jakarta, Jumat, (25/08/2023), kemarin.
Hingga kini, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto menyebut pihaknya terus berbenah dalam perwujudan reformasi birokrasi ini.
Sebagaimana mencari kualitas tenaga honorer yang sesuai dengan cita-cita di atas, seperti, mengadakan seleksi menggunakan sistem CAT.
Juga dengan seleksi wawancara bagi tenaga semisal sopir, pemadam kebakaran, penggali kubur untuk mendapatkan pegawai sesuai jumlah dan kapasitas yang dibutuhkan.
Menpan RB Azwar Anas melanjutkan bahwa di sisi hulu, pihaknya telah memperbaiki sistem rekrutmen ASN berdasarkan proyeksi kebutuhan dari instansi pembina.
Yang nantinya, kebutuhan rekrutmen akan disesuaikan dengan instansi terkait dan kebutuhan jangka panjang pegawai.
Sedangkan ada 2,3 juta pegawai honorer yang juga harus dicarikan solusi. Sebab pada 28 November 2023, tidak ada lagi tenaga honorer karena ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK.
Untuk mengatasi hal itu, pemerintah sedang menyiapkan solusi yang akan diatur dalam revisi Undang-Undang ASN. Yang pada prinsipnya, pemerintah tak melakukan pemutusan hubungan kerja massal pada pegawai non-ASN.
Untuk memastikan reformasi birokrasi bergulir, Anas menjelaskan proses bisnis layanan kepegawaian perlu dibenahi lebih dahulu. Segala prosedur yang panjang dan rumit untuk kenaikan pangkat, pensiun, atau pindah instansi disederhanakan.
Baru setelahnya, reformasi birokrasi yang lebih berdampak diterapkan dengan reformasi birokrasi tematik.
Indikator untuk penilaian reformasi birokrasi ditambah perubahan angka kemiskinan, peningkatan investasi, percepatan program prioritas aktual Presiden seperti pengendalian inflasi dan belanja produk dalam negeri melalui e-katalog, maupun digitalisasi administrasi pemerintahan.
“Ke depan, nggak boleh lagi (pemerintah) daerah mendapat penghargaan, tetapi angka kemiskinan di daerahnya masih tinggi,” ujar Anas.
Sementara itu, Ketua Umum Apeksi Bima Arya menuturkan ada kultur yang perlu diubah ketika ingin transformasi terjadi.
Dengan manajemen talenta, semua akan dinilai sesuai kompetensi, kapasitas, dan performa masing-masing. Semisal, ASN yang lebih senior harus siap untuk dipimpin kepala dinas yang bisa saja lebih junior.
Foto :Ketua Apeksi Bima Arya bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dalam acara YCC, Rakernas Apeksi di Tokka Tena Rata, beberapa waktu lalu.
NEWS
PT Annur Maarif Cabang Pinrang Gelar Silaturahmi dan Manasik Umrah, Dr. Bunyamin Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik
KITASULSEL—PINRANG – PT Annur Maarif Cabang Pinrang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan terbaik kepada para calon tamu Allah melalui kegiatan Silaturahmi dan Manasik Umrah yang digelar di Kantor Cabang PT Annur Maarif Pinrang, belum lama ini.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Co-Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., yang memberikan pembekalan manasik sekaligus motivasi kepada para calon jemaah umrah dan jemaah haji plus PT Annur Maarif.
Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mendapatkan materi teknis pelaksanaan ibadah umrah, para peserta juga diajak memperkuat niat, keikhlasan, serta mempersiapkan diri secara spiritual sebelum berangkat menuju Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Dr. Bunyamin menegaskan bahwa pelayanan kepada jemaah merupakan amanah besar yang terus dijaga oleh seluruh keluarga besar PT Annur Maarif.
“Semoga kami bisa terus memberikan pelayanan terbaik untuk kita semua,” ujar Dr. H. Bunyamin M. Yapid.
Menurutnya, kualitas pelayanan bukan hanya diukur dari fasilitas perjalanan, tetapi juga melalui pembinaan yang berkesinambungan, pendampingan yang profesional, serta terjalinnya hubungan kekeluargaan antara perusahaan dan para jemaah.
Silaturahmi yang dirangkaikan dengan manasik ini juga menjadi wadah bagi para calon jemaah untuk berdiskusi langsung dengan narasumber dan manajemen PT Annur Maarif mengenai berbagai persiapan ibadah, sehingga mereka dapat berangkat dengan bekal ilmu, ketenangan, dan keyakinan yang lebih matang.
Pada kesempatan tersebut, pihak PT Annur Maarif juga menyampaikan bahwa kegiatan Road Show Silaturahmi dan Manasik Umrah akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai daerah melalui kantor-kantor cabang PT Annur Maarif di seluruh Indonesia.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempererat silaturahmi dengan para jemaah sekaligus memastikan setiap calon tamu Allah memperoleh pembinaan yang maksimal sebelum keberangkatan.
Dengan mengedepankan prinsip pelayanan yang amanah, profesional, dan penuh kekeluargaan, PT Annur Maarif optimistis dapat terus menjadi salah satu penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji plus yang dipercaya masyarakat Indonesia.
“Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi awal dari pelayanan terbaik yang akan terus kami berikan kepada seluruh jemaah PT Annur Maarif di mana pun berada,” tutup Dr. Bunyamin.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login