Connect with us

Camat Tallo Hadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional di Anjungan Toraja Mandar

Published

on

KItasulsel–Makassar--Peringatan Hari Keluarga Tingkat Kota Makassar yang dilaksanakan di Anjungan Toraja – Mandar pantai Losari turut dihadiri Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, S.STP, M.Si, Senin, (04/09/2023).

Hadir pula Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar, Drs. Andi Muhammad Yasir, M.Si, Plt Kepala Dinas PPKB Makassar Syahruddin, sejumlah Kepala OPD dan Camat se Kota Makassar

Marilah di Hari Keluarga Nasional ke-30 ini kita satukan kekuatan menuju zero stunting, dan saya berharap Makassar adalah kota pertama yang bisa mencapai zero stunting,” kata DP sapaan akrab Walikota Makassar.

Terlebih Danny baru saja melantik bapak dan ibu asuh anak stunting dari seluruh OPD. Ada juga program satu anak stunting satu warung.

“Saya juga akan melibatkan pihak swasta, kalau kita berbagi seperti itu, Insya Allah dalam waktu yang tidak lama bahkan tidak cukup satu tahun kita bisa zero stunting,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, penyuluh KB merupakan ujung tombak penanganan stunting. Sehingga ia menitip pesan kepada para penyuluh untuk menyinergikan program Jagai Anakta’ dengan penanganan stunting.

“Makassar masih jauh lebih baik dari yang lain. Laporan dinas itu 3,7%, kita bukan bicara angka tapi kenyataan di lapangan kalau kita tidak ingin anak-anak kita stunting,” tutur Danny Pomanto. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menag Resmikan Ruang Kelas Baru Madrasah dan Gedung KUA di Papua Barat, Perkuat Layanan Pendidikan dan Keagamaan

Published

on

Kitasulsel–MANOKWARI – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan sejumlah fasilitas pendidikan dan layanan keagamaan di Provinsi Papua Barat, Minggu (28/6/2026). Fasilitas yang diresmikan meliputi Ruang Kelas Baru (RKB) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Manokwari dan MIN Teluk Bintuni, serta Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji pada Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Seget, Kabupaten Sorong, dan KUA Distrik Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah sekaligus memperluas akses layanan keagamaan yang lebih baik bagi masyarakat di Tanah Papua.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan dan layanan keagamaan bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan investasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan sumber daya manusia.

“Yang ingin kita hadirkan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi ruang yang mampu memperkuat kualitas pendidikan, mendekatkan pelayanan keagamaan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nasaruddin Umar.

Menag menjelaskan, madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta fondasi nilai-nilai keagamaan yang kuat. Karena itu, penyediaan ruang belajar yang representatif menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Selain sektor pendidikan, pengembangan fasilitas di Kantor Urusan Agama diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mulai dari pencatatan pernikahan, bimbingan keluarga, layanan manasik haji, hingga pembinaan keagamaan secara lebih optimal.

Ia juga mengingatkan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara maksimal sehingga benar-benar menjadi pusat pelayanan yang hidup dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan dan keagamaan yang semakin merata, termasuk di wilayah Papua Barat.

Menurut Barnabas, kehadiran ruang kelas baru dan gedung KUA akan memperkuat kualitas pembelajaran di madrasah sekaligus meningkatkan mutu pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan ini menjadi wujud perhatian pemerintah agar masyarakat di daerah memperoleh akses yang semakin baik terhadap layanan pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.

Pengembangan sarana pendidikan dan layanan keagamaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, berkualitas, dan merata hingga ke wilayah terluar Indonesia, termasuk di Tanah Papua.

Continue Reading

Trending