Connect with us

Camat Tallo Hadiri Pelatihan Pengembangan Skill Pemuda Kreatif Masjid Oleh MCCMI Cabang Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Cabang Kota Makassar menggelar Pelatihan Pengembangan Skill Pemuda Kreatif Masjid yang dilaksanakan di masjid Darul Falah, Jl. Dg. Regge. No. 18 Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (12/09/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, S.STP., M.Si., yang didampingi oleh Lurah Se-Kecamatan Tallo.

Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin dalam sambutannya mengatakan, Pemuda harus diberikan ruang untuk menunjukkan talenta-talenta Islami yang bisa menunjukkan sinergitas dengan pemerintah maupun kepada dunia usaha.

Dikatakan, pemuda adalah agen-agen perubahan dan menjadi corong di masyarakat dalam mengembangkan skill.

“Kami, pemerintah tentu saja sangat mendukung pelatihan pengembangan skill pemuda kreatif masjid ini karena kemaslahatan mesjid bisa maju apabila remaja-remaja mesjid yang memiliki skill dan keterampilan diberi ruang seluas-luasnya dalam mengembangkan ekonomi syariah di mesjid,” jelas Alamsyah.

Turut hadir, Ketua MCMI Kota Makassar yang diwakili oleh Sekretarisnya, Jaya Kurniawan, SE. Ketua PAC MCMI Kecamatan Panakukang, Ketua PAC MCMI Kecamatan Bontoala H. Syarifuddin, Ketua PAC MCMI Kecamatan Tallo.

Selain itu juga hadir Muhammad Jafar Nurdin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tallo, Drs. Thaha Azis, Kapolsek Tallo, AKP Ismail, Danramil 02 Tallo, Lurah se Kecamatan Tallo dan pengurus MCMI dari Kecamatan Panakukang, Bontoala dan Tallo.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending