Connect with us

Rudianto Lallo Ajak Alumni Meriahkan Jalan Sehat IKA Pesantren Guppi Samata Gowa

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pondok Pesantren (Ponpes) Guppi Samata Gowa, akan menggelar jalan sehat, Minggu (1/10/2023). Jalan sehat tersebut juga dirangkaikan dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Tidak hanya menyehatkan tubuh, panitia jalan sehat menyediakan banyak hadiah menarik. Antara lain umrah gratis, sepeda motor, dan barang elektronik lainnya.

Ketua Panitia Jalan Sehat IKA Pesantren Guppi, Takdir mengaku telah menyebar kupon sebanyak 10 ribu. “Jalan sehat ini gratis. Tidak dipungut biaya. Kami target pesertanya ribuan orang. Hadiah utama ada umroh dan motor,” jelasnya.

Takdir menambahkan, jalan sehat ini akan start dan finis di lapangan Pondok Pesantren Guppi Samata Gowa.

Sementara itu, Ketua Umum IKA Pesantren Guppi Samata Gowa, Rudianto Lallo mengajak masyarakat, khususnya seluruh alumni Pesantren Guppi untuk hadir dan memeriahkan jalan sehat tersebut. “Jadi jalan sehat ini tidak hanya untuk alumni saja, tapi juga terbuka untuk umum,” ujar Takdir.

Rudianto Lallo yang juga Ketua DPRD Makassar menambahkan, jalan sehat ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama alumni. “Dengan jalan sehat besok semoga kekompakan, kebersamaan, persaudaraan satu sama lainnya tetap terjaga,” jelasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending