Connect with us

Momentum HUT TNI, Danny Pomanto: Masyarakat Makassar Turut Bergembira karena TNI Dekat dengan Rakyat

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, dalam memperingati HUT TNI ke-78 tahun pada 5 Oktober mendatang, masyarakat Makassar turut senang dan bergembira merayakannya.

Pasalnya di Makassar, aku dia, rakyat benar-benar merasakan kehadiran TNI. Terutama dalam membantu memberi solusi permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat.

“Sebagaimana dahulu saat covid, TNI dan Polri selalu bersama Pemkot Makassar berada di depan. Sementara saat ini, masyarakat mengalami kekurangan air akibat El- Nino ada TNI bersama Polri membantu,” kata Ramdhan Pomanto dalam sambutannya saat menghadiri Pameran Alutsista dalam rangka HUT TNI di Anjungan Pantai Losari, Minggu, (1/10/2023).

Olehnya sambung Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto, sudah sepantasnya dan sewajarnya lah hari ini masyarakat turut bergembira karena TNI begitu dekat dengan rakyat. “Apalagi tanpa dimintai tolong TNI turun otomatis ke masyarakat,” sambungnya.

Maka dengan itu, lanjut dia, dirinya merasa terhormat dapat menyampaikannya secara langsung.

Bahkan dalam beberapa waktu belakangan hampir tiap hari dirinya dan Dandim Makassar kerap berkomunikasi untuk mewujudkan distribusi air yang merata di Makassar.

“Izin Pak Pangdam, saya dengan Pak Dandim ini tiap hari kontek-kontekan bagaimana distribusi air kepada masyarakat,” ujarnya.

Terlebih dia juga mengapresiasi keaktifan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso yang dinilainya begitu dekat dengan milenial. “Terima kasih Pak Pangdam sudah memberikan inspirasi kepada para milenial juga masyarakat,” ucapnya.

Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI, ia mengharapkan, makin menguatkan konsolidasi seluruh pihak menghadapi agenda nasional kedepannya.

“Kami sampaikan Dirgahayu TNI, teruslah menjadi pengawal demokrasi, teruslah menjadi terbaik dan idaman di hati rakyat,” harapnya.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso juga menegaskan bahwa pada intinya pihaknya berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan dalam menghadapi agenda politik kedepannya.

Sekaligus membantu pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan di Sulsel.

Di akhir acara, Danny bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso dan jajaran juga mengunjungi dan melihat-lihat beberapa booth pameran alutsista.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Damkar Luwu Timur Tampil Perdana di NFSC 2026, Raih Hasil Membanggakan di Tingkat Nasional

Published

on

Kitasulsel–PALEMBANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur untuk pertama kalinya ambil bagian dalam ajang National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 yang digelar di kawasan Benteng Kuto Besak, Sumatera Selatan, pada 26–29 April 2026.

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diikuti sekitar 50 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, sebagai wadah untuk menguji kemampuan teknis dan keterampilan para petugas pemadam kebakaran.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan HUT Damkar dan Penyelamatan ke-107, yang secara resmi ditutup oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, Kamis (30/4/2026).

Dalam ajang ini, kontingen Damkar Luwu Timur mengikuti tiga kategori lomba, yakni Hose Laying, Survival Team, dan Ladder Pitching. Meski baru pertama kali berpartisipasi, tim Luwu Timur mampu menunjukkan performa yang cukup membanggakan.

Mereka berhasil meraih peringkat 12 pada kategori Survival Team dan peringkat 13 pada Ladder Pitching di antara peserta dari seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur, Guntur Hafid, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan kapasitas personel.

“Melalui ajang ini, kami ingin mengasah keterampilan dan memperkuat kerja sama tim, serta meningkatkan standar profesionalisme petugas, mulai dari kecepatan, ketepatan hingga kemampuan mengambil keputusan dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Guntur juga mengapresiasi penampilan para personel yang dinilai mampu tampil percaya diri meskipun baru pertama kali mengikuti kompetisi tingkat nasional. Bahkan, tim Damkar Luwu Timur berhasil mengungguli sejumlah daerah yang lebih berpengalaman.

“Kami bersyukur, meskipun ini pengalaman pertama, personel tidak grogi dan mampu bersaing dengan baik. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diikuti untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam pemadaman, penyelamatan, dan penanganan keadaan darurat, sekaligus memperkuat kekompakan tim,” tambahnya.

Keikutsertaan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Damkar Luwu Timur untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai situasi darurat di daerah.

Continue Reading

Trending