Connect with us

Saatnya Anak Muda Beraksi Selamatkan Perempuan dari Kanker Payudara

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi hadiri talkshow SADARI (Periksa Payudara Sendiri), rangkaian kegiatan Partai Nasdem memperingati Hari Kanker Payudara se Dunia yang jatuh pada 19 Oktober lalu.

Talkshow digelar di Phinisi Point Mall, Minggu (22/10/2023), yang merupakan inisiasi dari Sahabat Lestari, yang telah menunjukkan eksistensinya menunjukkan kepedulian akan kesehatan perempuan.

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi mengajak anak muda untuk turut aktif menyelamatkan dan menekan angka kanker payudara.

“Untuk mengkampanyekan SADARI, kita menggunakan power anak muda, karena terbukti saat ini yang sangat aktif adalah kawula muda. 10.000 relawan anak muda akan mengkampanyekan SADARI,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, yang menyerahkan secara simbolis voucher mammografi secara gratis.

Mammografi merupakan pemeriksaan radiologi yang ditujukan untuk melihat ada atau tidaknya kelainan yang mengarah pada kanker di area payudara.

Voucher dibagikan kepada perempuan yang berusia 35 tahun keatas, dengan harapan dengan adanya gerakan ini akan mampu menekan angka kanker payudara di Indonesia.

Dalam pengantarnya Lestari Moerdijat mengingatkan kaum perempuan untuk lebih menyadari pentingnya pemeriksaan kanker payudara sedini mungkin. Pasalnya di Indonesia, 4,4 juta ibu telah berpulang akibat kanker (2020) yang mengakibatkan 1 juta anak menjadi yatim piatu (2022).

Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam dan juga Dompet Dhuafa.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending