Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

TP PKK Kota Makassar Sosialisasikan Program Kampung Hatinya PKK di Kecamatan Wajo

Published

on

Kitasulsel–Makassar TP PKK Kota Makassar terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat dengan menggelar sosialisasi program Kampung Hatinya PKK di beberapa lorong binaan PKK. Sosialisasi pada hari ketiga ini digelar di lorong binaan PKK di Kecamatan Wajo, pada Kamis (6/6/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh pengurus dan anggota TP PKK dari berbagai tingkatan mulai dari Kota Makassar, Kecamatan Wajo, hingga kelurahan se-Kecamatan Wajo.

Hadir pula Ketua Pokja III TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Suro Adhawati, dan Kepala Bidang Dinas Perikanan dan Kota Makassar, Takdir, yang bertindak sebagai narasumber.

Sekretaris TP PKK Kota Makassar Bonita Latief menjelaskan bahwa program Kampung Hatinya PKK merupakan program kerja Pokja III sebagai bagian dari upaya PKK untuk menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan mandiri pangan.

Kata dia, program Kampung Hatinya PKK ini tidak hanya berfokus pada penataan pekarangan yang produktif, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan.

“Di sini masyarakat diajarkan bahwa pekarangan itu dapat menjadi sumber ketahanan pangan keluarga. Meski kita di daerah perkotaan, kita masih dapat memanfaatkan pekarangan dengan menanam secara vertikal menggunakan teknik Tabulampot atau tanaman buah dalam pot,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan membentuk rumah pangan, mulai dari jenis komoditi pangan Beragam Bergizi Seimbang Aman (B2SA), prinsip menu B2SA, hingga kriteria lokasi rumah pangan.

Selain itu mereka juga dididik tentang budidaya ikan air tawar dengan sistem akuaponik.

Sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana warga dapat mengajukan pertanyaan seputar teknik bercocok tanam dan cara mengatasi masalah yang sering dihadapi dalam pemanfaatan pekarangan.

“Kami berharap melalui program Kampung Hatinya PKK ini, masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tandasnya.

Sekadar diketahui, sosialisasi ini digelar selama 5 hari, mulai 4 sampai 8 Juni 2024, dan menyasar masyarakat di lorong-lorong binaan PKK.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Menteri Agama Bersama Sivitas UIN Raden Fatah Palembang Gelar Aksi Ekoteologi Lewat Eco Enzyme dan Tebar Bibit Ikan

Published

on

Kitasulsel–PALEMBANG Nasaruddin Umar bersama sivitas akademika UIN Raden Fatah Palembang melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan menuang Eco Enzyme dan menebar bibit ikan di kawasan Jembatan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Ekoteologi yang bertujuan memperkuat kesadaran pelestarian lingkungan hidup sekaligus membangun budaya kampus yang berorientasi pada keberlanjutan ekologi.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa konsep ekoteologi menegaskan hubungan harmonis antara manusia dan alam sebagai bagian dari ciptaan Allah.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan Eco Enzyme merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kesadaran ekoteologi mengajarkan kita untuk menyayangi seluruh makhluk dan tidak merusak alam. Melalui Eco Enzyme, kita berupaya menghadirkan langkah nyata dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Muhammad Adil beserta jajaran pimpinan universitas, para dekan fakultas, ketua lembaga, kepala biro, dan pimpinan unit kerja di lingkungan kampus.

Muhammad Adil menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung program ekoteologi serta memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan sivitas akademika.

Menurutnya, program Eco Enzyme dan penebaran bibit ikan menjadi bentuk nyata dukungan UIN Raden Fatah Palembang terhadap konsep kampus hijau dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh civitas akademika bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Program Eco Enzyme dan penebaran bibit ikan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Raden Fatah dalam mendukung kampus hijau dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan dunia pendidikan untuk terus memperkuat gerakan pelestarian lingkungan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending