Connect with us

Pansus DPRD Sulsel Bahas Ranperda Penyelenggaraan Cadangan Pangan

Published

on

Kitasulsel–Makassar Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulsel terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan rapat kerja dengan agenda ekspos rancangan perda.

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi A DPRD Provinsi Sulsel pada Selasa (9/7/2024) ini, dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur, dr. Mappatoba.

Di awal rapat, Ketua Pansus, Arfandi Idris, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada Dinas Ketahanan Pangan untuk menjelaskan urgensi dari ranperda yang sedang dibahas.

“Tentunya kita berharap adanya saran dan masukan sehingga lebih memperkaya isi dan muatan rancangan perda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi ini,” ujar politisi Golkar ini.

Dia menyampaikan bahwa penyelenggaraan cadangan pangan ini sangat penting karena menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar kita.

“Patut kita syukuri bahwa ekspos pada hari ini berjalan dinamis dan terdapat masukan-masukan yang konstruktif yang bisa menjadi masukan dalam rancangan perda yang kita bahas ini,” ucapnya.

Diharapkan di dalam rapat-rapat selanjutnya, Pansus ini bisa mendapatkan masukan dan informasi yang lebih komprehensif sehingga bisa melahirkan sebuah perda yang memberikan manfaat.

“Khususnya di dalam penyelenggaraan cadangan pangan di Provinsi Sulawesi Selatan,” harapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dalam eksposenya menyampaikan bahwa rancangan perda ini tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi sangat penting karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan cadangan pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam undang-undang,” tambahnya.

Adapun dasar hukum dalam pengajuan ranperda ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi Pasal 24 yang menentukan tata cara penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah provinsi.

“Tentu, pengaturan penyelenggaraan cadangan pangan bertujuan untuk menjadi pedoman bagi pemerintah provinsi dalam mengatur penyelenggaraan cadangan pangan di wilayahnya,” katanya.

Selanjutnya, mewujudkan tingkat kecukupan pangan pokok tertentu dengan harga yang wajar dan terjangkau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Penyelenggaraan cadangan pangan akan mempengaruhi ketersediaan pangan di suatu wilayah, sehingga perlu adanya pengaturan cadangan pangan dalam bentuk perda,” tutupnya.

Rapat ekspos ini dipimpin langsung oleh Arfandi Idris selaku Ketua Pansus dan H. Syahrir selaku Wakil Ketua Pansus.

Adapun anggota Pansus yang hadir antara lain Andi Hatta Marakarma, Andi Nurhidayati Zainuddin, Rudy Pieter Goni, Andi Ansyari Mangkona serta Dr. Tadjuddin Rachman selaku Tim Ahli DPRD Sulsel.

Adapun OPD terkait yang hadir antara lain Dinas Ketahanan Pangan Provinsi selaku pengusul rancangan perda, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Biro Hukum Setda Provinsi Sulsel. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Dafa Duta Tour Hadirkan Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir, Perjalanan Ibadah Sekaligus Wisata Peradaban

Published

on

Kitasulsel—Makassar — Kabar baik bagi masyarakat yang merindukan perjalanan ibadah yang lebih bermakna. Dafa Duta Tour & Travel menghadirkan program Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir yang tidak hanya fokus pada ibadah di Tanah Suci, tetapi juga mengajak jamaah menapaktilasi jejak peradaban Islam dan dunia di Mesir.

Program ini dirancang selama 12 hari perjalanan, termasuk 4 hari 3 malam di Cairo, yang menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan dan sejarah peradaban dunia. Jamaah akan diajak mengunjungi berbagai destinasi ikonik seperti piramida dan situs bersejarah lainnya, sekaligus memperkaya pengalaman spiritual dan intelektual.

Direktur program menyampaikan bahwa paket ini merupakan kombinasi antara ibadah yang khusyuk dan perjalanan edukatif. “Kami ingin jamaah tidak hanya pulang dengan hati yang bersih, tetapi juga wawasan yang luas tentang sejarah peradaban Islam,” ujarnya.

Harga Terjangkau, Fasilitas Premium

Dafa Duta Tour menawarkan harga kompetitif dengan pilihan keberangkatan:
• Start Jakarta mulai dari Rp 33,8 juta
• Start Makassar mulai dari Rp 37,8 juta

Paket ini sudah termasuk tiket pesawat menggunakan maskapai Egypt Air, akomodasi hotel yang nyaman, serta layanan pendampingan profesional selama perjalanan.

Untuk akomodasi, jamaah akan menginap di:
• Cairo: Piramisa Cairo Hotel
• Madinah: Rehabb Harmoni / Wardah Saadah
• Makkah: Tala Ajyad atau setaraf

Jadwal Keberangkatan Terjamin

Dafa Duta Tour juga memastikan kepastian jadwal keberangkatan, di antaranya:
• 7 Agustus 2026
• 18 September 2026
• 16 Oktober 2026

Setiap jadwal sudah termasuk program tinggal di Cairo selama 4 hari 3 malam.

Anak Perusahaan Resmi PT Annur Maarif

Menariknya, Dafa Duta Tour bukanlah pemain baru tanpa dasar. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT Annur Maarif, biro perjalanan haji dan umrah yang telah dikenal memiliki pengalaman dan reputasi dalam melayani jamaah Indonesia.

Dengan dukungan perusahaan induk yang berpengalaman, Dafa Duta Tour berkomitmen menghadirkan layanan profesional, aman, dan terpercaya. Hal ini juga menjadi jaminan bagi calon jamaah yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan dalam beribadah.

Menggabungkan Ibadah dan Perjalanan Berkesan

Mengusung tagline “Bersama Kami, Ibadah Nyaman, Perjalanan Berkesan”, program ini menyasar masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman lebih dari sekadar umrah.

Bagi yang berminat, pendaftaran telah dibuka dengan kuota terbatas. Calon jamaah disarankan segera melakukan reservasi untuk mengamankan kursi keberangkatan.

Dengan konsep perjalanan yang memadukan spiritualitas dan peradaban, Dafa Duta Tour menghadirkan pilihan baru bagi umat Muslim Indonesia yang ingin menjadikan umrah sebagai perjalanan hidup yang lebih bermakna.

Continue Reading

Trending