Connect with us

Pemkot Makassar

DWP Kota Makassar Berikan Bantuan Dana dan Perlengkapan Pendidikan bagi Anak Satgas Kebersihan Berprestasi

Published

on

Kitasulsel–Makassar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar memberikan bantuan dana pendidikan dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak Satgas Kebersihan yang berprestasi.

Penyerahan bantuan ini berlangsung dalam pertemuan bulanan DWP se-Kota Makassar yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kemerdekaan di Ruang Sipakatau Balaikota, Jumat (23/8/2024).

Sebanyak 15 anak dari Satgas Kebersihan Pemkot Makassar yang saat ini duduk di bangku SD dan SMP, mereka mendapatkan bantuan dana dan perlengkapan pendidikan atas prestasinya.

Bantuan ini diberikan secara langsung oleh Ketua Penasehat DWP Kota Makassar Firman Hamid Pagarra dan Pj Ketua DWP Kota Makassar, Fadliah Firman.

Firman dalam arahannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kekompakan para ibu-ibu DWP.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Lepas 400 Peserta Mudik Bareng Indomaret di Pelabuhan Pelindo

“Alhamdulillah, kekompakan dan semangat persatuan ibu-ibu DWP luar biasa, sesuai dengan tema upacara Kemerdekaan Pemkot Makassar pada 17 Agustus kemarin yakni Bersatu untuk Semua,” jelasnya.

Firman juga menyatakan tema Bersatu untuk Semua tersebut harus diwujudkan dengan merangkul semua kalangan, termasuk Satgas Kebersihan, yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan kota.

“Selamat kepada ibu-ibu, jangan berhenti sampai di sini, akan ada kegiatan lain yang memberikan manfaat agar Makassar dua kali tambah baik,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Ketua DWP Kota Makassar, Fadliah Firman, dalam sambutannya mengatakan bantuan ini merupakan wujud dari solidaritas yang selalu dijunjung tinggi oleh DWP Kota Makassar.

Untuk itu, kata Fadliah DWP Kota Makassar memberikan bantuan pendidikan tersebut sebagai wujud apresiasi kepada anak-anak Satgas yang berjuang dalam prestasinya.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri dan Semarakkan Pelantikan Pengurus Wilayah NU Sulsel

“Selain itu, ini bentuk rasa syukur atas kemerdekaan saat ini, dengan memberikan bantuan kepada anak-anak kita yang berprestasi,” tambahnya.

Fadliah berharap melalui bantuan ini, dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga Satgas Kebersihan dan memotivasi anak-anak Satgas Kebersihan untuk terus berprestasi. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lepas JCH 2026, Tekankan Ibadah Haji Bukan Sekadar Perjalanan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan mendalam kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi saat prosesi pelepasan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Makassar, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan rekreasi, melainkan perjalanan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon segala doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri dan Semarakkan Pelantikan Pengurus Wilayah NU Sulsel

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia, yang telah berperan dalam proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Ia juga menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen bersejarah bagi Kota Makassar.

“Ini mungkin menjadi satu sejarah. Mungkin belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji menjadi alasan utama pemilihan lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga, saling membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” pesannya.

BACA JUGA  Silaturahmi Penuh Semangat Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi DPD KNPI

Kepada petugas haji, Munafri menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk amanah yang mulia.

“Tugas Bapak dan Ibu jauh lebih berat, tetapi sangat mulia. Layani para jemaah dengan sepenuh hati, berikan kemudahan dan informasi yang dibutuhkan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH Kota Makassar telah melalui proses pemeriksaan ketat, khususnya dari aspek kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang wajib dimiliki calon jemaah sebelum diberangkatkan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta rumah sakit umum daerah guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Ajak Siswa Yayasan Pendidikan Laniang Meneladani Ajaran Rasulullah di Maulid Nabi

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Makassar tercatat sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

Selain itu, Kota Makassar juga berperan dalam mengisi kuota kloter yang masih tersedia di Sulawesi Selatan.

Amrullah juga mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Untuk tahun 2027, daftar tunggu jemaah diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia, dengan total potensi mencapai 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal.

Continue Reading

Trending