Connect with us

Pemkot Makassar

Indira Yusuf Ismail Meriahkan Pesta Rakyat di Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

Published

on

Kitasulsel–Makassar Ketua TP PKK Makassar, Indira Yusuf Ismail terus meramaikan seluruh pesta rakyat masyarakat Kota Makassar semarak kemerdekaan HUT RI ke 79 bersama Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Malam ini, Indira lanjut menghadiri pesta rakyat yang digelar di Kecamatan Ujung Tanah dan Kecamatan Tallo, Sabtu (24/08/2024).

Kehadiran Indira di kedua kecamatan tersebut menjadi perayaan kemerdekaan kecamatan yang ke 13 dan 14 yang telah dihadirinya sebagai rangkaian acara peringatan kemerdekaan masyarakat Makassar.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi saat menyambut Indira. Kehadiran tokoh perempuan ini di tengah-tengah masyarakat menjadi pemicu antusiasme dan pendorong semangat bagi warga untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh kebahagiaan.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Makassar Safari Ramadan di Masjid Amirul Mu’minin

Selain menghadiri pesta rakyat tingkat kecamatan, Indira Yusuf Ismail juga turut meramaikan pesta rakyat di tingkat kelurahan. Yaitu Kelurahan Tidung di Kecamatan Rappocini dan Kelurahan Bongaya di Kecamatan Tamalate.

Dengan semangat yang sama, Indira menyapa warga di kedua kelurahan tersebut, mempererat ikatan silaturahmi dan memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.

Kehadiran Indira di pesta rakyat, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan masyarakat di seluruh lapisan.

Ia memastikan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya dirasakan di pusat kota, tetapi juga di setiap sudut wilayah Makassar.

Keterlibatan Indira dalam acara-acara tersebut memperlihatkan kepeduliannya terhadap kebersamaan dan persatuan, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

BACA JUGA  Pemkot Gelar Isbat Nikah Massal, 33 Pasangan Kini Sah di Mata Negara di HUT Makassar ke-418

“Tiap pesta rakyat di kecamatan dan kelurahan ini bukan sekadar perayaan, tapi wujud kebersamaan. Senang sekali rasanya bisa merasakan semangat dan antusiasme masyarakat di setiap sudut Makassar,” pungkas Indira.

Indira berharap pesta rakyat ini terus berlanjut sebagai tradisi tahunan yang mengikat erat tali persaudaraan di tengah masyarakat Makassar.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lepas JCH 2026, Tekankan Ibadah Haji Bukan Sekadar Perjalanan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan mendalam kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi saat prosesi pelepasan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Makassar, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan rekreasi, melainkan perjalanan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon segala doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA  Pemkot Gelar Isbat Nikah Massal, 33 Pasangan Kini Sah di Mata Negara di HUT Makassar ke-418

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia, yang telah berperan dalam proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Ia juga menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen bersejarah bagi Kota Makassar.

“Ini mungkin menjadi satu sejarah. Mungkin belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji menjadi alasan utama pemilihan lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga, saling membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” pesannya.

BACA JUGA  LONTARA+ Antar Wali Kota Munafri Raih Golden Leader JMSI Award 2026

Kepada petugas haji, Munafri menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk amanah yang mulia.

“Tugas Bapak dan Ibu jauh lebih berat, tetapi sangat mulia. Layani para jemaah dengan sepenuh hati, berikan kemudahan dan informasi yang dibutuhkan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH Kota Makassar telah melalui proses pemeriksaan ketat, khususnya dari aspek kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang wajib dimiliki calon jemaah sebelum diberangkatkan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta rumah sakit umum daerah guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.

BACA JUGA  Booth Makassar Paling Ramai, Pengunjung Antusias Saksikan Demo Kerajinan Live

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Makassar tercatat sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

Selain itu, Kota Makassar juga berperan dalam mengisi kuota kloter yang masih tersedia di Sulawesi Selatan.

Amrullah juga mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Untuk tahun 2027, daftar tunggu jemaah diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia, dengan total potensi mencapai 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal.

Continue Reading

Trending