Pemkot Makassar
Fokus Pilwalkot, Indira Yusuf Ismail Pamit Sementara dari TP PKK Makassar

Kitasulsel–Makassar Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, secara resmi menyampaikan permohonan pamit untuk izin cuti sementara kepada seluruh jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar.
Pengumuman ini disampaikan Indira usai mengukuhkan Ketua Pembina Posyandu Kecamatan se-Kota Makassar yang berlangsung di Auditorium Kantor TP PKK Kota Makassar, Selasa (24/9/2024).

Indira menyatakan keperluan cutinya adalah dalam rangka mempersiapkan diri untuk mengikuti pemilihan wali kota Makassar yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Dalam suasana yang haru, Indira terlihat emosional saat menyampaikan pesan perpisahan sementara kepada rekan-rekannya.

Indira mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja keras seluruh jajaran TP PKK yang telah berkontribusi besar dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Makassar, terutama yang berkaitan dengan PKK, Dekranasda, dan PAUD.
“Saya berdiri di sini dalam suasana berbeda. Saya mau nangis rasanya padahal cuti cuma dua bulan,” ucap Indira sambil menahan tangis di hadapan para hadirin.
Dia kemudian menambahkan bahwa masa cutinya akan berlangsung selama dua bulan, terhitung 25 September hingga 25 November 2024.
Indira merasa terharu namun tetap optimis bahwa tugas-tugas organisasi akan tetap berjalan dengan baik selama dirinya tidak aktif.
“Pagi ini saya akan pamit untuk sementara, selama dua bulan. Saya sedih dan terharu, tapi ini harus saya lakukan,” tambah.
Lebih lanjut, Indira juga memuji prestasi TP PKK, Dekranasda hingga Pokja PAUD selama ini. Dia merasa bangga atas pencapaian organisasi yang dia pimpin dan berharap semangat itu terus terjaga meskipun diriny harus absen sementara.
“PKK, Dekranasda, Pokja PAUD sudah melakukan yang terbaik dan itu sangat membahagiakan bagi saya,” katanya.
Lebih lanjut, Indira menyampaikan harapannya agar semua program yang telah direncanakan tetap dilaksanakan dengan baik, mengingat tahun ini sudah mendekati akhir.
Dia juga menitipkan pesan khusus terkait Kelurahan Manggala yang sedang berjuang untuk meraih juara 1 dalam lomba kelurahan tingkat nasional.
Dia menegaskan bahwa semua pihak, termasuk Pemerintah Kota, PKK, dan masyarakat, harus terus bekerja sama dan bersemangat untuk meraih hasil terbaik.
Indira juga memberikan pesan kepada seluruh jajaran TP PKK untuk selalu mengerjakan tugas dengan sepenuh hati dan ikhlas.
“Saya titip Kelurahan Manggala, mudah-mudahan kita bisa raih juara 1 lomba kelurahan tingkat nasional,” katanya. Selalu kerjakan yang terbaik dan ikhlas jalankan semuanya,” pungkas Indira. (*)
Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar dan UMI Bahas Strategi Pendidikan Berkelanjutan di Makassar

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam rangka silaturahmi di Balai Kota Makassar, Kamis (27/3/2025).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas kerja sama antara pemerintah dan akademisi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung penguatan ekonomi syariah di Kota Makassar.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah memiliki peran strategis dalam mewujudkan Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas guru serta kajian mendalam terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat.

“Silaturahmi dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pemerintah,” ujar Munafri.
Aspek ekonomi syariah turut menjadi fokus pembahasan, mengingat potensinya yang semakin berkembang di Makassar.
Pemerintah kota melihat sektor ini sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Kami membahas peran Makassar dalam penguatan ekonomi syariah serta pentingnya sinergi untuk membangun pendidikan yang lebih baik,” lanjutnya.
Selain itu, peningkatan keterampilan tenaga pendidik juga dinilai penting agar proses pembelajaran di Makassar semakin berkualitas.
Pendekatan berbasis riset dan kajian sosial dianggap mampu memberikan solusi yang lebih tepat terhadap berbagai tantangan pendidikan di kota ini.
“Kami sepakat bahwa peningkatan keterampilan guru dan kajian mendalam terhadap masalah sosial sangat diperlukan agar solusi yang diambil lebih tepat,” jelas Munafri.
Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah dan akademisi, berbagai program pembangunan di Makassar diharapkan semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, visi kota yang unggul dalam berbagai aspek dapat terwujud secara optimal.
“Dengan kerja sama yang solid, kita dapat mendorong perubahan positif bagi Makassar yang lebih maju,” pungkasnya.
Selain membahas kerja sama strategis, pertemuan ini juga menjadi ajang undangan resmi bagi Wali Kota Makassar untuk menghadiri Milad UMI pada 24 Juni 2025 mendatang. (*)
-
Politics6 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
9 bulan ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
1 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
11 bulan ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
-
2 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
You must be logged in to post a comment Login