Pemkot Makassar
Drum Corps Makassar dan Tari Butta Kalabbirangku Tampil Memukau di HUT Kota Makassar ke-417
Kitasulsel–Makassar Dalam peringatan HUT Kota Makassar ke-417, penampilan kolosal dari Drum Corps Makassar binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan Tari Butta Kalabbirangku dari Yayasan Anging Mammiri binaan Dinas Kebudayaan Kota Makassar berhasil mencuri perhatian warga yang memadati Lapangan Karebosi pada Sabtu, 9 November 2024.
Diawali oleh gebrakan energik dari Drum Corps Makassar, yang terdiri dari siswa-siswi SMP, SMA, serta mahasiswa se-Kota Makassar, aksi pemuda-pemudi ini memancarkan semangat luar biasa.
Setiap irama dan hentakan drum seakan menghidupkan suasana HUT dan memicu sorakan antusias dari penonton yang terpukau oleh kekompakan dan dinamika pertunjukkan.
Penampilan ini menunjukkan hasil latihan keras mereka, yang tak hanya memukau, tetapi juga menginspirasi.
Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis, turut hadir dan mengapresiasi penampilan yang penuh semangat tersebut.
“Saya rasa kita patut berbangga atas bakat dan antusiasme siswa-siswi binaan Dispora Makassar ini,” ujarnya.
Menurutnya, penampilan Drum Corps bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol semangat yang kuat, mencerminkan energi dan kebanggaan warga Makassar dalam merayakan momen bersejarah kota tercinta.
Selain Drum Corps, tarian Butta Kalabbirangku yang ditampilkan oleh Yayasan Anging Mammiri menghadirkan nuansa kebudayaan yang kental.
Gerakan tari tradisional yang penuh makna serta kostum budaya mengundang decak kagum. Gerakan gemulai dan simbolis dari para penari membawa pesan kebersamaan dan penghormatan pada budaya leluhur, memperkuat semangat hari jadi Kota Makassar.
Riuh tepuk tangan dan sorak gembira dari penonton semakin membakar semangat para penampil.
Momen ini menjadi perayaan seni dan kebudayaan lokal yang kental, dan warga Makassar tampak tak mau melewatkan momen istimewa ini, mengabadikan setiap aksi apik dari ratusan anak muda yang ikut beraksi.
Penampilan ini juga sebagai bagian dari persiapan para anggota Drum Corps Makassar untuk mengikuti lomba tingkat nasional yang akan diadakan di Bandung, akhir November nanti. (*)
Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Appi Tegaskan APBD Harus Berorientasi Hasil, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
KITASULSEL–MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus berorientasi pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya sekadar memenuhi target administrasi maupun serapan anggaran.
Penegasan tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Appi ini saat membuka Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Rangka Mendukung Pencapaian Program Prioritas Pemerintah Kota Makassar.
Sosialisasi tersebut dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) di Hotel Gammara, Sabtu (25/7/2026), menghadirkan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, sebagai narasumber.
Appi menekankan penyusunan APBD tidak boleh hanya dipandang sebagai proses menyusun angka pendapatan dan belanja. Tetapi harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“APBD bukan sekadar melihat angka-angka belanja yang diatur dari pendapatan, tetapi bagaimana anggaran tersebut benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa seluruh tahapan mulai dari perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan program harus menghasilkan manfaat yang terukur.
Keberhasilan pembangunan, kata dia, harus tercermin dari membaiknya indikator kesejahteraan masyarakat, termasuk penurunan angka kemiskinan.
“Kalau hari ini angka kemiskinan masih pada posisi tertentu, maka tahun depan harus lebih baik. Pemerintah hadir untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Appi juga meminta seluruh perangkat daerah mengubah paradigma dalam menyusun program dan anggaran. Belanja pemerintah, menurutnya, tidak boleh lagi didominasi untuk memenuhi kebutuhan internal organisasi, tetapi harus diarahkan pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi warga.
Selain itu, ia mendorong setiap perangkat daerah memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Keterbatasan APBD, kata Appi, harus disiasati melalui kemitraan dengan sektor swasta maupun pengembangan investasi sehingga pembiayaan pembangunan tidak hanya bergantung pada keuangan daerah.
“Banyak pola kerja sama yang bisa dilakukan. Kita tidak boleh hanya bergantung pada APBD, tetapi harus membuka ruang kolaborasi agar program-program prioritas tetap dapat berjalan optimal,” ungkapnya.
Melalui forum tersebut, Appi berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar memperoleh pemahaman yang sama mengenai kebijakan terbaru pengelolaan keuangan daerah sekaligus mengadopsi praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di Kota Makassar.
Ia pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan berdiskusi bersama Agus Fatoni untuk memperkuat tata kelola keuangan yang semakin transparan.
“Juga, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login