Connect with us

NEWS

Sah! DPRD Sulsel Tetapkan Perda Tata Tertib Periode 2024-2029

Published

on

Kitasulsel–Makassar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD Sulsel periode 2024-2029

Pengesahan tersebut dilakukan melalui Rapat Paripurna, berlangsung di ruang rapat paripuran DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (9/12/2024).

Rapat paripuran ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina didampingi para wakil Ketua, Yasir Machmud, Sufriadi Arif dan Fauzi Andi Wawo.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rahman Pina mengungkapkan bahwa, sebenarnya dari sisi subtansi pembahasan ranperda tentang Tatib DPRD Sulsel sudah lama selesai.

“Tapi kan sebelum kami sahkan harus dulu (konsultasi) ke Kemendagri, nanti setelah ada surat persetujuan dari Kemendagri, sudah ada nomornya dari kemendagri baru ditetapkan,” jelas Rahman Pina.

BACA JUGA  Golden Picture Produksi Film Perjuangan Bergenre Action War Sekelas Hollywood

Olehnya itu kata Rahman Pina, secara prinsip pembahasan Tatib sudah lama selesai, namun baru keluar hasil konsultasi saat jelang reses dari Kemendagri, sehingga diselesaikan reses baru dilakukan pengesahan.

“Di DPRD kan sudah lama selesai cumankan dari Kemendagri baru keluar minggu lalu, makanya kita baru sahkan,” tuturnya.

Legislator fraksi Golkar Sulsel ini menuturkan bahwa, yang berubah di Tatib ini, yakni berkaitkan dengan struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD), khususnya di Komisi-Komisi.

“Misalnya struktur di Komisi dulu kan Ketua dengan dua wakil ketua. Kalau sekarang ketua, wakil ketua dan sekretaris,” beber RP sapaan akrab Rahman Pina.

RP menceritakan bahwa, dulu DPRD menggunakan dua Wakil ketua untuk mengantisipasi jangan sampai Ketua dan wakil ketua tidak hadir, sehingga tidak ada yang pimpin rapat.

BACA JUGA  PSI Makassar dan Pemuda Rajawali-Makassar Racing Satukan Langkah, Siap Layani Masyarakat Lewat Layanan Ambulans Gratis

“Sekarang menjadi sekretaris, tapi di Tatib kita buatkan opsi terakhir, kalau ketua dan wakil ketua berhalangan, maka sekretaris bisa Pimpin rapat,” terangnya.

“Jadi secara umum hampir sama dengan tatib lalu, karena tatib dulu kan dilakukan perubahan kurang lebih batu 1 tahun yang lalu,” tutup Rahman Pina. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Bupati Bulukumba Andi Utta Dipastikan Hadiri Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap, Targetkan Kontingen Masuk Tiga Besar

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta, dipastikan akan menghadiri pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Sidrap.

Kehadiran Andi Utta menjadi bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bulukumba terhadap ajang bergengsi insan pendidikan se-Sulawesi Selatan tersebut, sekaligus memberikan semangat secara langsung kepada kontingen PGRI Bulukumba yang akan berlaga di berbagai cabang olahraga, seni, dan akademik.  

Menjelang keberangkatan kontingen, Andi Utta memberikan motivasi sekaligus target yang tinggi kepada seluruh peserta. Ia berharap kontingen Kabupaten Bulukumba mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi dengan menembus tiga besar pada klasemen akhir Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

BACA JUGA  PSI Makassar dan Pemuda Rajawali-Makassar Racing Satukan Langkah, Siap Layani Masyarakat Lewat Layanan Ambulans Gratis

“Target kita jelas, Bulukumba harus mampu masuk tiga besar. Saya yakin seluruh peserta memiliki kemampuan, semangat, dan mental juara. Tunjukkan bahwa guru-guru Bulukumba mampu berprestasi sekaligus mengharumkan nama daerah,” tegas Andi Utta.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota kontingen agar senantiasa menjaga kekompakan, sportivitas, serta nama baik Kabupaten Bulukumba selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum mempererat silaturahmi antarguru, meningkatkan kreativitas, serta menjadi ruang berbagi pengalaman dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, kontingen PGRI Bulukumba mengaku siap menjawab kepercayaan dan target yang diberikan oleh Bupati. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari latihan intensif hingga pemantapan mental bertanding agar mampu bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya.

BACA JUGA  Polisi Amankan Tiga Orang Terkait Kasus Pencurian Kabel Tembaga di Makassar

Porsenijar PGRI Sulsel 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Sidrap diperkirakan akan diikuti ribuan guru dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat solidaritas serta meningkatkan kualitas sumber daya pendidik dalam mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending