Nasional
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Dunia Pertanian Sulsel Berterima Kasih kepada Mentan Andi Amran Sulaiman
Kitasulsel–MAKASSAR Dunia pertanian Sulawesi Selatan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman atas kontribusinya yang luar biasa dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan pengembangan pertanian di Sulawesi Selatan.
Perlu diketahui bahwa bantuan Menteri Pertanian untuk memajukan pertanian Sulsel sangat besar, misalnya untuk tahun 2025, Sulsel mendapat alokasi pupuk subsidi dari 2 Trilun menjadi Rp 4,1 trilliun.
Sama dengan tahun 2024 yang juga mendapat alokasi Rp4.1 trilliun. Diketahui Sulsel merupakan produsen padi terbesar ke 4 se Indonesia.
Belum lagi, bantuan alsintan yang bernilai ratusan miliar yang dikucurkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran untuk para petani di Sulsel.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Muhammad Yunus mengatakan bahwa Andi Amran Sulaiman telah menunjukkan komitmen dan dedikasi yang tinggi dalam memajukan sektor pertanian.
“Kami siap mendukung program ketahanan pangan nasional dari Sulsel,” kata Yunus.
Senada dengan itu, salah satu perwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Sulsel, Amirullah menyatakan bahwa apa yang dilakukan Andi Amran Sulaiman untuk Sulsel sangat berdampak positif pada peningkatan produksi, kualitas, dan pendapatan petani.
“Kontribusinya meliputi; 1. Peningkatan infrastruktur pertanian; 2. Pengembangan teknologi pertanian; 3. Peningkatan akses pasar; 4. Pemberdayaan petani,” kata Amirullah.
Selain itu, Ketua Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Rahmat Sasmito juga sangat berterima kasih kepada perjuangan Menteri Pertanian dalam mendorong kesejahteraan petani, tanpa melepaskan peran anak muda dalam berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
“Kami sangat menghargai peran dan kontribusi Bapak Andi Amran Sulaiman dalam memajukan pertanian Sulawesi Selatan. Terima kasih atas dedikasi dan komitmennya,” kata Rahmat Sasmito.
“Kami sebagai penerima manfaat langsung dari Pak Mentan sangat berterima kasih, semoga pak Amran bisa menjabat sebagai Menteri Pertanian hingga akhir masa kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto,” tambah Rahmat. (*)
Nasional
Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta Untuk Madrasah, Guru, Dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
KITASULSEL—JABAR—Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru, dan keluarga siswa yang terdampak longsor dan banjir di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan tersebut diserahkan Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada para penerima bantuan di Bandung Barat, Minggu (1/2/2026).
Menag menyampaikan bahwa madrasah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pengabdian dan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat. Karena itu, menurutnya, pemulihan madrasah dan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas bersama agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.
“Madrasah ini sangat berjasa. Dalam kondisi darurat pun tetap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan. Karena itu, negara wajib memastikan madrasah dan para gurunya dapat bangkit kembali,” ujar Menag.
Bantuan yang disalurkan Menag meliputi bantuan rehabilitasi untuk memperbaiki rumah guru madrasah yang rusak parah. Total bantuan yang diberikan Rp300 juta diharapkan dapat membantu proses rekonstruksi agar rumah bisa kembali layak huni dan aman digunakan.
Selain itu, Kemenag juga menyalurkan bantuan sewa rumah bagi 21 guru madrasah terdampak dengan total nilai Rp126 juta. Bantuan tersebut diberikan untuk menjamin para guru tetap memiliki tempat tinggal sementara yang layak selama proses pemulihan berlangsung.
Kementerian Agama turut memberikan santunan kepada keluarga 10 siswa madrasah yang wafat terdampak banjir dan longsor, dengan total bantuan sebesar Rp160 juta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk empati atas musibah yang terjadi.
Sebagai bagian dari penanganan darurat, Kemenag juga menyalurkan bantuan pemulasaran jenazah sebesar Rp10 juta. Menag menegaskan bahwa penanganan jenazah secara layak merupakan bagian penting dari penghormatan terhadap korban serta bentuk tanggung jawab kemanusiaan.
Menag memastikan bahwa bantuan tersebut bukanlah langkah terakhir. Jajaran Kementerian Agama di tingkat pusat dan daerah diminta terus melakukan pendampingan, termasuk pendataan lanjutan terhadap kebutuhan madrasah dan keluarga terdampak agar proses pemulihan berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login