Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemerintah Provinsi Sulsel Gelontoran Rp 3,5 Miliar untuk Pembangunan Lapangan Gaspa dan Dukungan UMKM di Palopo

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi kerakyatan di daerah.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi menyerahkan dana sebesar Rp 3,5 miliar kepada Pemerintah Kota Palopo. Dana ini dialokasikan untuk dua prioritas utama: pembangunan dan revitalisasi Lapangan Gaspa serta dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palopo.

Penyerahan dana ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Sulsel untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayahnya.

Lapangan Gaspa yang merupakan ikon olahraga dan ruang publik penting di Palopo akan mendapatkan sentuhan modernisasi agar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk kegiatan olahraga maupun aktivitas sosial lainnya.

BACA JUGA  Sekda Jufri Rahman Dampingi Menko PMK ke Museum La Galigo, Perkenalkan Budaya Sulsel

Selain itu, sebagian dari dana hibah ini akan dikhususkan untuk pengembangan UMKM di Palopo.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. “Dukungan ini diharapkan dapat membantu UMKM di Palopo untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” ujar Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam Berbagainya.

Bantuan ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Palopo, yang menyatakan bahwa dana tersebut akan segera digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan penuh dari Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Pemprov Sulsel.

Dana ini akan sangat berarti bagi kemajuan Palopo, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan ekonomi masyarakat,” kata Firmanza, PJ Walikota Palopo.

BACA JUGA  Berikut Sederet Inovasi dan Langkah Bapenda dalam Mendorong Peningkatan PAD di Sulsel

Diperkirakan, dengan adanya bantuan ini, pembangunan di Palopo dapat berjalan lebih cepat, serta UMKM setempat dapat berkembang pesat, memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Palopo. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Wagub Sulsel Kunjungi Sentra Tenun Lipa Sabbe Sidrap, Dorong Pelestarian dan Daya Saing Produk Lokal

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP —— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke salah satu sentra kerajinan tenun lipa sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha kerajinan tradisional masyarakat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati Rusdi yang didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meninjau langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe. Ia menyaksikan tahapan produksi mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan yang masih menggunakan metode tradisional oleh para perajin setempat.

Di sela kunjungan, Fatmawati juga berdialog dengan para perajin untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenun di pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Gubernur Sulsel Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota

“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaku usaha kerajinan di daerahnya.

“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidenreng Rappang yang telah diwariskan secara turun-temurun.

BACA JUGA  Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Peran Strategis Gowa, Alokasikan Rp485 Miliar untuk Infrastruktur dan Layanan Publik
Continue Reading

Trending