Connect with us

Pemkot Makassar

Booth Makassar Paling Ramai, Pengunjung Antusias Saksikan Demo Kerajinan Live

Published

on

Kitasulsel–BALIKPAPAN Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menjadi salah satu pusat perhatian dalam gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur, pada 9–11 Juli 2025.

Sejak pembukaan hari pertama, booth Dekranasda Makassar dipadati oleh pengunjung dari berbagai daerah, termasuk para Ketua Dekranasda kabupaten/kota, serta istri wali kota dan bupati dari berbagai penjuru Indonesia.

Mereka datang untuk melihat lebih dekat kerajinan khas Makassar dan menyaksikan langsung proses pembuatan gelang manik-manik oleh pengrajin lokal yang tampil secara live di area pameran.

Produk-produk yang ditampilkan pun beragam dan menarik perhatian: mulai dari tas manik-manik, tas anyaman lukis khas Makassar, aksesori dari logam mulia seperti bros dan liontin, kain tenun, bando tradisional, hingga suvenir bergaya modern dengan sentuhan etnik lokal.

BACA JUGA  Pemkot Gelar Isbat Nikah Massal, 33 Pasangan Kini Sah di Mata Negara di HUT Makassar ke-418

Antusiasme pengunjung yang tinggi tidak hanya terlihat dari keramaian, tetapi juga dari banyaknya transaksi langsung di lokasi pameran.

Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari para pengunjung dan tamu daerah.

Menurutnya, keikutsertaan Makassar dalam ajang ini bukan sekedar memamerkan produk, tetapi menjadi momentum strategi untuk membangun jejaring antarperajin dan mendorong produk lokal agar semakin dikenal secara nasional maupun global.

“Antusiasme ini menandakan besarnya potensi produk kriya Makassar untuk terus dikembangkan. Apalagi ketika pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatannya, ada kedekatan emosional yang tercipta antara pengrajin dan pembeli,” ujar Melinda.

Booth Makassar memang tampil mencolok dengan sentuhan desain tradisional yang kuat, namun tetap modern. Live demo oleh perajin juga menjadi salah satu magnet yang membedakan stand ini dari yang lain.

BACA JUGA  Danny Pomanto Kukuhkan Tim Pengembangan Program dan Tim SIBAT PMI Kota Makassar 2024-2029

Pameran produk kerajinan dalam rangka HUT ke-45 Dekranas ini diikuti oleh Dekranasda dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Selain pameran, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelatihan, forum bisnis, gala dinner, dan kunjungan strategi ke Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)

Partisipasi aktif Dekranasda Makassar dalam acara ini diharapkan terus membuka jalan bagi pelaku UMKM lokal untuk naik kelas dan mendapatkan akses pasar yang lebih luas. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Disdik Makassar Terapkan Pembelajaran Daring 25–28 Februari, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar menerbitkan surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran daring bagi jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP selama empat hari, 25–28 Februari 2026.

Surat Edaran bernomor 400.3.5/33/Disdik/II/2026 tersebut ditandatangani Kepala Disdik Makassar, Achi Soleman, dan diterbitkan pada Rabu (25/2/2026).

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya intensitas curah hujan tinggi di wilayah Kota Makassar. Surat edaran tersebut juga merujuk pada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sulawesi Selatan Nomor e.B/ME.02.04/013/KB84/II/2026 tertanggal 23 Februari 2026 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan.

Dalam peringatan tersebut dijelaskan bahwa kondisi cuaca berpotensi menimbulkan genangan air, banjir, serta gangguan keselamatan dan kesehatan warga satuan pendidikan.

BACA JUGA  Pemkot Makassar dan BBPJN Sulsel Sepakati Percepatan Akses Air Bersih di Wilayah Timur dan Utara Kota

Untuk mengantisipasi hal itu sekaligus menjaga kelancaran proses belajar mengajar, kegiatan pembelajaran tatap muka sementara ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran daring atau online mulai 25 hingga 28 Februari 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, mengimbau para guru tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal dengan memberikan materi dan tugas secara efektif serta proporsional.

Sementara itu, para murid diharapkan mengikuti pembelajaran daring dengan tertib dari rumah masing-masing.

“Orang tua atau wali murid turut dimohon ikut mengawasi dan memastikan anak-anaknya mengikuti kegiatan pembelajaran daring dengan baik,” demikian kutipan dalam surat edaran tersebut.

Dinas Pendidikan berharap kebijakan ini dapat dilaksanakan dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya demi keselamatan bersama serta kelancaran proses pendidikan di Kota Makassar di tengah potensi cuaca ekstrem.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Makassar Terima Kunjungan BP3MI Sulsel, Bahas Perlindungan Pekerja Migran
Continue Reading

Trending