DISKOMINFO KAB SIDRAP
Rujab Bupati Sidrap: Rumah yang Kini Bernapas Bersama Rakyat
KITASULSEL—SIDRAP – Di jantung Kota Pangkajene, berdiri megah rumah jabatan bupati Sidrap. Selama puluhan tahun, bangunan itu seperti dunia lain — tempat para pejabat, pertemuan resmi, dan tamu-tamu penting. Bagi warga biasa, pagar besi yang mengelilinginya adalah garis tak kasat mata yang mengatakan: “Hanya untuk yang berkepentingan.”
Namun, pagi itu, udara terasa berbeda. Dari gerbang besar yang terbuka lebar, tawa anak-anak, langkah riang peserta Gerak Jalan Indah, dan aroma kuliner rakyat bercampur jadi satu. Tak ada wajah kaku petugas yang menghalangi, tak ada rasa sungkan untuk melangkah masuk.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, berdiri di tengah halaman, menyapa setiap orang seperti menyambut tamu di rumah pribadinya. Ia menyalami peserta gerak jalan, berfoto bersama anak-anak sekolah, bahkan sempat bercanda dengan para pedagang kaki lima yang ikut meramaikan acara.
Bagi Jufri, warga Bampue berusia 49 tahun, momen ini adalah sejarah pribadi. Ia duduk di kursi depan Rujab, memandang sekeliling dengan mata berbinar.
“Saya lahir di Sidrap, tapi baru di era bupati ini saya bisa masuk Rujab tanpa larangan sedikit pun. Dulu hanya bisa lihat dari luar, sekarang bupati sendiri yang mengajak kami masuk, bahkan berbaur tanpa sekat,” ucapnya, suaranya mengandung rasa bangga dan haru.
Hari itu, rumah jabatan bukan lagi sekadar simbol kekuasaan. Ia menjadi tempat di mana rakyat merasa diundang, diakui, dan dirangkul. Pagar besi yang dulu membatasi, kini menjadi gerbang yang menyambut.
Dan mungkin, inilah makna kepemimpinan yang sesungguhnya: bukan hanya memerintah dari balik meja, tetapi hadir di tengah rakyat, membuka pintu, dan membiarkan rumah jabatan bernapas bersama denyut kehidupan masyarakatnya.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Bupati Syaharuddin Tegaskan Wajah Baru “Sidrap 5S”, Hapus Stigma Negatif 4S
Kitasulsel–MAKASSAR Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan wajah baru daerah yang dipimpinnya melalui konsep “Sidrap 5S”.
Hal tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama tokoh masyarakat, akademisi, politisi, dan mahasiswa asal Sidrap di Mess Pemda Sidrap, Jalan Bau Mangga, Makassar, Sabtu (14/3/2026).
Langkah ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menghapus stigma negatif “4S” yang sempat melekat di tengah masyarakat. Syaharuddin menegaskan, wajah baru Sidrap kini mencerminkan nilai religius, kerja keras, serta kemajuan ekonomi yang telah dicapai dalam satu tahun terakhir.
“Sebelum saya menjabat, ada istilah negatif ‘4S’ yang sering terdengar. Sekarang, saya tegaskan tidak ada lagi itu. Mulai hari ini, yang ada adalah Sidrap 5S,” ujar Syaharuddin di hadapan para hadirin.
Konsep Sidrap 5S yang diproklamirkan tersebut meliputi Sidrap Aman dan Religius, Sidrap Maju dan Sejahtera, Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, serta Sidrap Bersih.
Menurut Syaharuddin, branding baru tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi representasi jati diri Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan sekaligus pusat spiritual.
“Kita ingin dunia mengenal Sidrap sebagai lumbung beras nasional, lumbung telur, pusat energi terbarukan, serta tempat lahirnya para penghafal Al-Qur’an,” tambahnya.
Transformasi citra tersebut diperkuat dengan capaian ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Kabupaten Sidrap berhasil menempati peringkat pertama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
Pertumbuhan ekonomi Sidrap pada 2025 mencapai 7,71 persen, melonjak tajam dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 4 persen, yang sempat menempatkan daerah ini di peringkat empat terendah di Sulsel.
Selain itu, angka kemiskinan di Sidrap berhasil ditekan hingga 4 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75.
Di sektor infrastruktur, melalui program “Sidrap Bercahaya”, pemerintah daerah terus melakukan perbaikan jalan serta pembangunan penerangan hingga ke tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga mengajak seluruh perantau asal Sidrap di Makassar—khususnya yang tergabung dalam IKM, ISA, dan IPMI—untuk bersatu mendukung visi pembangunan daerah.
“Mari kita berhenti saling menghujat atau mendiskreditkan. Saatnya kita bersatu memperkuat branding positif ini agar Sidrap semakin disegani dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, serta sejumlah anggota DPRD Sulsel asal Kabupaten Sidrap.
Hadir pula Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse bersama anggota DPRD Sidrap, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan instansi vertikal.
Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap tampak Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur RSUD, kepala desa, lurah, hingga kepala sekolah.
Kebersamaan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidrap Andi Rieskha Rahmat bersama para pengurus organisasi perantau Sidrap di Makassar.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login