Pemkot Makassar
Munafri: Sinergi Antar Partai untuk Membangun Makassar dan Sulawesi Selatan
Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan harapan besar untuk kolaborasi yang lebih erat antara Pemerintah Kota Makassar dan Partai Hanura, menjelang Pemilu 2024.
Dalam pidatonya, Munafri mengungkapkan rasa terima kasih kepada Partai Hanura yang telah memberikan dukungan kuat dalam Pilwali Makassar, serta menyatakan keyakinannya terhadap keputusan Ketua Umum Partai Hanura dalam memilih pemimpin yang tepat.
“Ini adalah harapan besar. Saya yakin bersama Partai Hanura kolaborasi. Kami akan terus bersahabat untuk membangun Kota Makassar,” kata Munafri, saat bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham mendampingi Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang (OSO), pada pelantikan Pengurus DPD Hanura Provinsi Sulsel, di Hotel Sheraton Makassar, Sabtu (20/9/2025).
Ia juga menegaskan pentingnya keberadaan partai politik dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, peran partai dalam menjaga persatuan dan kesatuan sangat krusial, terlebih dengan keberagaman yang ada di Sulawesi Selatan.
“Di Sulawesi Selatan ini, hampir semua pemurus partai saling mengenal dengan baik, bahkan ada yang memiliki hubungan kekerabatan. Kami telah hadir dalam berbagai warna, namun cita-cita kami satu membangun daerah yang kita cintai,” jelas Appi.
Lanjut dia, Partai Hanura, yang kini memiliki dua kursi di DPRD Kota Makassar, turut berkontribusi signifikan dalam mengusung saat Pilwali dan mendukung pemerintah Kota Makassar, saat ini.
Munafri juga menyampaikan apresiasi atas peran serta Partai Hanura yang telah membackup pemerintah kota dalam berbagai kegiatan.
Dalam Pemilu Wali Kota Makassar 2024, Munafri dan pasangannya, Ibu Alia, berhasil meraih 54% suara dari empat pasangan calon yang bertanding.
“Kami akan terus bekerja bersama untuk membangun sistem pemerintahan yang baik, yang melayani masyarakat dengan maksimal,” tambah Ketua DPD II Golkar Makassar.
Di kesempatan yang sama, Ketua Partai Hanura Sulawesi Selatan, Mayjen (Purn) Andi Muhammad, menegaskan pentingnya kolaborasi antar anggota partai dalam membangun daerah menjelang Pemilu 2024.
Andi Muhammad menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan bersama, dukungan dan kesatuan antar sesama anggota partai sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi tantangan yang ada.
“Kolaborasi adalah kunci untuk membangun daerah. Kita harus bersama-sama memperkuat satu sama lain agar tujuan kita tercapai. Tanpa kesatuan, mustahil kita bisa mencapai apa yang kita cita-citakan,” ujar Andi Muhammad.
Lebih lanjut, Andi Muhammad juga mengingatkan bahwa keberadaan pelatih politik atau tokoh-tokoh politik yang berpengalaman sangat penting dalam proses pembangunan daerah.
Ia menyatakan bahwa partai harus terus mengasah kapasitas kepemimpinan dan memperkuat peran politiknya untuk menjaga kemajuan daerah.
“Meskipun ada banyak tantangan, kita harus bisa bekerja sama. Menciptakan sistem pemerintahan yang efektif, yang benar-benar melayani masyarakat dengan baik. Ini adalah tujuan kita bersama,” tambahnya.
Mantan Pangdam Hasanuddin itu, menekankan pentingnya menjaga hubungan kekerabatan dan keberagaman dalam upaya membangun Sulawesi Selatan.
Dia berharap agar semua elemen partai dapat berkontribusi secara positif untuk kemajuan daerah, menjunjung tinggi nilai persatuan dan saling mendukung dalam setiap langkah.
“Keberagaman di Sulawesi Selatan adalah kekuatan kita. Kita harus menjaga hubungan baik dan saling mendukung antar sesama. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kota yang lebih maju,” ujar Ketua Partai Hanura Sulawesi Selatan itu. (*)
Pemkot Makassar
Pemkot Makassar Batasi Open House Idulfitri 2026, Ikuti Edaran Pemerintah Pusat
Kitasulsel–MAKASSAR MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar akan menjalankan edaran pemerintah pusat terkait pembatasan kegiatan open house pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Kebijakan tersebut merujuk pada imbauan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.6/3245/SJ, serta merujuk pada surat Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-40/MS/HL.00/03/2026 tentang pelaksanaan halalbihalal dan open house Idulfitri.
Munafri menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar akan menyesuaikan pelaksanaan open house sesuai arahan tersebut dengan mengurangi kegiatan seremonial.
“Jadi, kami Pemerintah Kota Makassar sudah menerima edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mengurangi kegiatan open house saat Lebaran. Artinya kita harus ikuti,” ujarnya saat silaturahmi bersama awak media di rumah jabatan wali kota, Kamis (19/3/2026).
Pemerintah pusat tetap menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriah, dengan harapan ibadah yang dijalankan membawa keberkahan serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Namun demikian, imbauan ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, termasuk masih adanya bencana alam di berbagai wilayah Indonesia yang berdampak pada kehidupan masyarakat, serta dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi.
Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh instansi diimbau untuk mengurangi kegiatan seremonial seperti halalbihalal dan open house, serta mengalihkannya ke kegiatan yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti pemberian santunan dan program sosial.
Menindaklanjuti hal itu, Munafri—yang akrab disapa Appi—menjelaskan bahwa pelaksanaan open house di Balai Kota Makassar akan dibatasi hanya pada hari pertama Idulfitri dengan durasi yang lebih singkat.
“Pada hari Lebaran, kami hanya membuka di hari pertama, mulai pukul 09.00 sampai 11.00 Wita, terbuka untuk masyarakat umum. Setelah itu tidak ada lagi open house, supaya kita ikut aturan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembatasan tersebut juga sebagai bentuk empati terhadap daerah-daerah yang masih terdampak bencana.
“Dalam edaran pemerintah pusat ditegaskan bahwa masih banyak daerah yang terkena bencana, sehingga kita kurangi waktu pelaksanaan open house menjadi hanya satu hari,” ungkapnya.
Open house tersebut akan digelar di kawasan Balai Kota Makassar di Jalan Jenderal Ahmad Yani atau yang dikenal sebagai Jalan Baru. Kegiatan akan dimulai setelah pelaksanaan salat Idulfitri.
Munafri juga mengungkapkan bahwa sebelumnya kegiatan open house direncanakan berlangsung selama dua hari. Namun, rencana tersebut direvisi setelah terbitnya surat edaran dari pemerintah pusat.
“Kemarin sempat direncanakan dua hari, tapi setelah ada edaran kita kurangi menjadi satu hari saja,” katanya.
Ia pun mempersilakan jajaran perangkat daerah (SKPD) untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idulfitri.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login