Provinsi Sulawesi Selatan
Sekda Sulsel Kukuhkan Korpri Makassar, Dorong Profesionalisme ASN
Kitasulsel–MAKASSAR Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Korpri Kota Makassar periode 2022–2027. Acara berlangsung di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Kamis, 2 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya.
“Semoga segala upaya dan kerja keras yang telah dilakukan menjadi amal ibadah serta memberi manfaat bagi kemajuan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan,” ucap Jufri.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru. Mengemban amanah sebagai pengurus antar waktu (PAW).
“Saya yakin amanah yang diberikan dapat diemban dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Tantangan di depan harus dijawab dengan melanjutkan capaian sebelumnya sekaligus menghadirkan program baru yang meningkatkan kesejahteraan ASN,” sebutnya.
Lebih lanjut, Jufri menegaskan Korpri adalah wadah strategis bagi ASN.
“ASN dituntut menjadi motor penggerak pembangunan, memberikan pelayanan publik berkualitas, dan menjadi teladan bagi masyarakat,” ujarnya.
Jufri yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Sulsel menambahkan, peran Korpri semakin krusial dalam menghadapi tantangan menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Pesatnya perkembangan digital harus kita hadapi bersama tanpa ego sektoral yang menghambat langkah. Dengan fleksibilitas organisasi, meritokrasi, dan kompetensi ASN, saya yakin Korpri akan menjadi kunci penggerak Indonesia Emas,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis bagi penguatan profesionalisme ASN.
“Saya percaya saudara-saudara memiliki integritas dan komitmen untuk mengemban amanah demi kemajuan organisasi dan pelayanan masyarakat. Korpri adalah motor penggerak reformasi birokrasi, peningkatan kualitas layanan publik, dan teladan pengabdian aparatur,” ujarnya.
Ia menaruh harapan besar agar Kota Makassar menjadi garda terdepan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Mari kita buktikan bahwa Kota Makassar mampu menjadi teladan pelayanan masyarakat yang profesional dan menjadi agen perubahan bagi birokrasi yang melayani,” tutup Munafri. (*)
Provinsi Sulawesi Selatan
Wagub Sulsel Kunjungi Sentra Tenun Lipa Sabbe Sidrap, Dorong Pelestarian dan Daya Saing Produk Lokal
Kitasulsel–SIDRAP —— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke salah satu sentra kerajinan tenun lipa sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha kerajinan tradisional masyarakat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.
Dalam kesempatan itu, Fatmawati Rusdi yang didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meninjau langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe. Ia menyaksikan tahapan produksi mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan yang masih menggunakan metode tradisional oleh para perajin setempat.
Di sela kunjungan, Fatmawati juga berdialog dengan para perajin untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenun di pasar yang lebih luas.
“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaku usaha kerajinan di daerahnya.
“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidenreng Rappang yang telah diwariskan secara turun-temurun.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login