Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Soft Launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal “Pammase”

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Sebagai upaya optimalisasi layanan sanitasi dan peningkatan kesehatan lingkungan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, melakukan soft launching penerapan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) “Pammase” di Kabupaten Sidrap, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap dan dihadiri Sekda Sidrap Andi Rahmat, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Selatan Baskoro Elmiawan, unsur Forkopimda, para kepala OPD terkait, serta camat, lurah, dan kepala desa dari Kecamatan Maritengngae, Watang Pulu, dan Panca Rijang.

Soft launching ditandai dengan penyerahan simbolis Alat Pelindung Diri (APD) kepada operator dan tim teknis LLTT, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan penyedotan lumpur tinja perdana di Rumah Jabatan Bupati Sidrap.

BACA JUGA  Universitas Ichsan Sidrap Luluskan 97 Sarjana, Bupati Syaharuddin Sampaikan Apresiasi

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan serta penunjukan Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah penerapan LLTT tahun 2025.

“Kami memang sudah memiliki UPT yang mengelola Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Patommo yang dibangun di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu. Olehnya itu, kami berharap pelayanan ini bisa berjalan dengan baik, agar urusan sanitasi di Kabupaten Sidrap semakin optimal dan Sidrap dapat kembali meraih predikat kabupaten sehat,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan kepada UPT yang diberi amanah agar bekerja secara maksimal, mengingat layanan LLTT merupakan bagian dari pelayanan dasar yang berdampak langsung terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA  TP PKK Sidrap Inisiasi Donor Sukarela, 67 Kantong Darah Terkumpul

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Sidrap, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa soft launching ini merupakan tindak lanjut dari pendampingan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Selatan dalam menyiapkan penerapan LLTT sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan pemerintah daerah menuju sanitasi yang aman dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Selatan, Baskoro Elmiawan, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidenreng Rappang menjadi satu dari lima daerah di Indonesia, sekaligus satu-satunya di Sulawesi, yang mendapatkan pendampingan dalam program Percepatan Penerapan LLTT Tahun 2025.

Menurutnya, soft launching ini bertujuan untuk menyampaikan konsep dan skenario penerapan LLTT oleh UPTD PALD Patommo, termasuk diseminasi Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik serta Instruksi Bupati terkait pelaksanaan LLTT di Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Anjangsana ke LVRI Jelang HUT ke-80 RI

Melalui penerapan LLTT “Pammase”, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap pengelolaan air limbah domestik dapat berjalan lebih tertata, aman, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Pemkab Sidrap Gelar Rakor Perencanaan Keuangan dan RBA Puskesmas Tahun 2026

Published

on

Kitasulsel.com SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat koordinasi dan perencanaan keuangan dalam rangka menindaklanjuti penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) serta pendapatan Puskesmas Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dan berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (8/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Bupati Syaharuddin didampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohady Ramadhan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Herwin, serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sunandar.

BACA JUGA  TP PKK Sidrap Inisiasi Donor Sukarela, 67 Kantong Darah Terkumpul

Rapat koordinasi ini diikuti oleh para pejabat lingkup Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Sidrap, kepala tata usaha, serta pengelola keuangan Puskesmas. Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi dalam menyelaraskan kebijakan dan perencanaan keuangan sektor kesehatan daerah.

Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa rapat ini merupakan forum strategis antara pemerintah daerah dan jajaran Dinas Kesehatan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi dan perencanaan yang matang guna mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Sidrap.

“Sinergi dan perencanaan yang matang sangat penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat,” tegas Syaharuddin.

Ia juga mengapresiasi berbagai perubahan dan kemajuan yang telah dilakukan jajaran Dinas Kesehatan, baik dari sisi praktik pelayanan maupun penyesuaian kebijakan di lapangan. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui pengelolaan keuangan yang profesional.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Pimpin Penataan Ulang Taman Usman Isa

“Capaian tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui pengelolaan keuangan yang baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Syaharuddin menegaskan bahwa pengelolaan keuangan sektor kesehatan harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas.

“Perencanaan anggaran harus disusun secara realistis, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan pelayanan dasar masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut penyusunan RBA Puskesmas Tahun 2026 agar sejalan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan BLUD.

“Rapat ini juga menjadi sarana koordinasi perencanaan keuangan antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD, dan unit terkait,” tutur Ishak.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Serahkan Remisi untuk Ratusan Warga Binaan Rutan

Ia menambahkan, rapat ini digunakan untuk mengevaluasi dokumen dan kinerja keuangan Puskesmas, khususnya RBA Tahun 2024, 2025, dan 2026. Selain itu, dibahas pula laporan realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan Puskesmas Tahun 2024 dan 2025 sebagai dasar penyusunan perencanaan anggaran tahun berikutnya.

Rapat koordinasi tersebut diisi dengan presentasi para kepala Puskesmas yang memaparkan kondisi keuangan, capaian kinerja, serta rencana anggaran masing-masing unit kerja untuk Tahun 2026, sebagai upaya mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending