Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Didampingi Kepala BBPP Batangkaluku, Bupati SAR Panen Raya di Sereang

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., kembali turun langsung ke sawah untuk mengikuti panen raya padi bersama petani di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Rabu (28/1/2026).

Didampingi Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Dr. Jamaluddin A, Bupati yang akrab disapa SAR tersebut melakukan panen di areal Kelompok Tani Mamminasae II. Seperti pada kesempatan sebelumnya, SAR tidak sekadar hadir secara simbolis, tetapi langsung mengoperasikan mesin pertanian combine harvester di tengah sawah.

Panen di Desa Sereang ini merupakan hasil Musim Tanam (MT) I periode Oktober hingga Desember 2025. Berdasarkan data ubinan yang dirilis Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap, produktivitas padi di wilayah tersebut tetap konsisten di kisaran 7 hingga 9 ton per hektare.

BACA JUGA  Tabligh Akbar Metro TV Live dari Sidrap, Bupati SAR: Sarana Promosi Daerah Lumbung Penghafal Al-Qur’an

Bupati SAR menyampaikan optimisme bahwa sektor pertanian Sidrap akan terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para petani yang didukung peran aktif penyuluh pertanian serta penerapan teknologi pertanian secara menyeluruh.

“Mulai dari penggunaan benih unggul, pola tanam yang tepat, pemupukan, hingga proses panen dengan teknologi modern, semuanya sangat menunjang peningkatan produktivitas,” ujar SAR.

Ia menegaskan, panen kali ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya produksi padi sebagai komoditas strategis daerah. Penguatan ketahanan pangan, lanjutnya, merupakan prioritas utama pembangunan daerah yang sejalan dengan kebijakan nasional.

“Melalui program Brigade Pangan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dengan dukungan sarana dan prasarana, pendampingan teknis kepada petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Bentuk Tim Khusus Inventarisasi dan Revitalisasi Asrama Mahasiswa di Makassar

SAR berharap, program tersebut tidak hanya menjaga stabilitas pangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BBPP Batangkaluku, Dr. Jamaluddin A, memberikan apresiasi atas komitmen dan keterlibatan langsung Bupati Sidrap dalam menyukseskan program swasembada pangan.

“Ini luar biasa. Bupati terlibat langsung, bahkan mengoperasikan combine harvester sendiri. Ini bukan sekadar teori, tetapi praktik nyata di lapangan. Pendekatan seperti ini sangat positif,” puji Jamaluddin.

Dengan produktivitas yang tetap terjaga dan dukungan penuh pemerintah daerah, sektor pertanian Sidrap dinilai semakin kokoh sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Matangkan Persiapan Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang keberangkatan kontingen daerah untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi keberangkatan kontingen berjalan lancar. Berbagai hal dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan peserta, jadwal keberangkatan, koordinasi antarlembaga, hingga strategi untuk memaksimalkan partisipasi Kabupaten Sidrap pada ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.

Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan kelautan.

Dalam arahannya, Andi Rahmat Saleh menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam Penas XVII memiliki makna penting mengingat daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan agribisnis.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Gandeng Jamkrindo, Perkuat Perlindungan Risiko Proyek Pembangunan

Menurutnya, momentum Penas harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas wawasan petani dan nelayan, memperkenalkan potensi unggulan daerah, sekaligus membangun jaringan kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian di Sidrap.

“Semoga momentum Penas XVII dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan petani dan nelayan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Andi Rahmat Saleh.

Ia menambahkan, keberhasilan kontingen daerah tidak hanya diukur dari kehadiran dalam kegiatan nasional tersebut, tetapi juga dari kemampuan peserta membawa pulang pengetahuan, teknologi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Selain membahas kesiapan teknis keberangkatan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh tim pendamping, penyuluh pertanian, serta organisasi petani yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sekda Sidrap memberikan apresiasi atas solidnya koordinasi yang selama ini terjalin antara para penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan, dan kelompok tani dalam mempersiapkan kontingen daerah.

Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian merupakan modal penting untuk memastikan keikutsertaan Sidrap di ajang nasional dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Hadiri Reuni SMA 467 Pangsid, Pimpin Aksi Bagi Takjil

“Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan. Saya mengapresiasi kerja keras para penyuluh, KTNA, dan kelompok tani yang terus berkoordinasi demi menyukseskan keberangkatan kontingen Sidrap,” katanya.

Sementara itu, Ketua KTNA Sidrap, Abdul Samad, menjelaskan bahwa seluruh persiapan keberangkatan kontingen saat ini telah memasuki tahap akhir.

Ia menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Sidrap dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sidrap.

Menurut Abdul Samad, peserta yang akan berangkat telah mendapatkan berbagai pembekalan dan arahan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas dengan baik serta membawa nama daerah secara optimal di tingkat nasional.

“Kami terus melakukan koordinasi dan pemantapan agar seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal dan mengikuti kegiatan dengan maksimal,” ujarnya.

Penas XVII di Gorontalo nantinya akan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari temu wicara, pameran teknologi pertanian, demonstrasi inovasi, pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dan perikanan.

BACA JUGA  Bunda PAUD Sidrap Apresiasi PIAUD Expo II, Dorong Pengembangan Bakat Anak Sejak Dini

Bagi Kabupaten Sidrap, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian modern, peternakan, dan pengembangan agribisnis yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Patahangi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kontingen.

Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo mampu berpartisipasi secara aktif, menyerap berbagai inovasi dan teknologi baru, serta membawa manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nene Mallomo.

Partisipasi dalam Penas XVII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan Sidrap sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian daerah di tengah tantangan pembangunan dan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari kegiatan nasional tersebut dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian Kabupaten Sidenreng Rappang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending