Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Mangkutana Ramadhan Cup I Resmi Bergulir, 12 Tim Ramaikan Turnamen Sepak Bola di Luwu Timur

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bulan suci Ramadan tidak menjadi penghalang untuk tetap beraktivitas dan berolahraga. Semangat inilah yang melatarbelakangi digelarnya Turnamen Sepak Bola Mangkutana Ramadhan Cup I yang dipusatkan di Lapangan Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur.

Turnamen ini diikuti 12 tim sepak bola se-Kabupaten Luwu Timur yang akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp15 juta.

Menariknya, panitia menetapkan sejumlah persyaratan khusus bagi peserta. Seluruh pemain wajib ber-KTP Luwu Timur, beragama Islam, serta menjalankan ibadah puasa. Seusai pertandingan, panitia juga menyiapkan kegiatan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan antar pemain dan masyarakat.

Turnamen secara resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parmudora), Muhammad Safaat DP., Rabu (25/2/2026).

BACA JUGA  Silaturahmi & Buka Puasa Bersama, Irwan Sampaikan Program Prioritas untuk Warga Lutim di Makassar

Dalam sambutannya, Safaat menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya dimaknai sebagai bulan ibadah secara spiritual, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta membangun energi positif di tengah masyarakat.

“Turnamen sepak bola ini adalah wujud nyata bahwa Ramadhan juga bisa menjadi ruang membangun karakter generasi muda, yaitu karakter yang sportif, disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana, para sponsor, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Turnamen Mangkutana Ramadhan Cup I dapat terselenggara dengan baik.

Kepada para pemain, Safaat berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Menurutnya, menampilkan permainan terbaik memang penting, namun menjaga persaudaraan dan kebersamaan jauh lebih utama.

BACA JUGA  PGRI Luwu Timur Matangkan Persiapan ke Porsenijar 2026, Kontingen Siap Berangkat Menuju Sidrap

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga turnamen ini berjalan lancar dan sukses. Mari kita jaga semangat persaudaraan dan sportivitas selama kompetisi berlangsung,” pungkasnya.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Camat Mangkutana, perwakilan Kapolsek dan Danramil, perwakilan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Luwu Timur, para wasit, pemain, dan masyarakat Kecamatan Mangkutana yang antusias menyaksikan laga perdana.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perluas Kuota Kartu ATM Lansia, 79 Warga Baru di Nuha Terima Bantuan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali memperluas cakupan Program Kartu ATM Lansia dengan menyalurkan bantuan kepada 79 penerima manfaat baru di Kecamatan Nuha, Jumat (17/7/2026). Program ini diprioritaskan bagi lansia yang berada dalam kondisi rentan, termasuk korban kebakaran dan pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Penyaluran bantuan dipusatkan di Gedung Matano Player, Sorowako. Sebanyak 79 penerima baru tersebut berasal dari lima desa, yakni Desa Sorowako sebanyak 20 orang, Desa Nikel 18 orang, Desa Magani 17 orang, Desa Nuha 13 orang, dan Desa Matano 11 orang.

Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, mengatakan setiap Kartu ATM Lansia yang diserahkan telah berisi saldo sebesar Rp3 juta. Dana tersebut merupakan rapelan bantuan untuk tiga bulan pertama tahun 2026, yakni periode Januari hingga Maret.

BACA JUGA  Silaturahmi & Buka Puasa Bersama, Irwan Sampaikan Program Prioritas untuk Warga Lutim di Makassar

“Penambahan kuota ini bukan sekadar formalitas pembagian kartu, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan orang tua kita di Luwu Timur menjalani masa tuanya dengan lebih tenang dan terawat,” ujar Arief saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Salah satu penerima manfaat, M. Mandangi (73), warga Desa Sorowako, hadir menggunakan kursi roda didampingi putrinya, Masniati. Keluarga Mandangi diketahui kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran yang melanda Sorowako pada tahun lalu.

Masniati mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang masih berjuang bangkit setelah bencana.

“Mewakili Bapak, saya sangat bersyukur atas perhatian ini. Setelah musibah kebakaran tahun lalu, bantuan seperti ini sangat berarti untuk menyambung hidup sehari-hari,” tuturnya.

BACA JUGA  Dialog Pemkab Luwu Timur dan Polres di Burau Fokus Jaga Stabilitas Kamtibmas

Ungkapan syukur juga disampaikan Wari (80), lansia asal Desa Sorowako yang juga menjadi korban kebakaran. Ia mengatakan bantuan yang diterimanya akan digunakan untuk membeli obat-obatan.

“Bantuan ini akan saya pakai untuk beli obat. Sudah satu tahun lebih saya sakit dan susah berdiri karena sempat jatuh di kamar mandi,” ujarnya.

Untuk memastikan seluruh penerima memperoleh haknya, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Luwu Timur menerapkan sistem jemput bola bagi lansia yang tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan.

Salah satu kunjungan dilakukan ke Ruang IGD RS Inco Sorowako, tempat Ridwana (74), warga Desa Magani, sedang menjalani perawatan intensif.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPA), Ramlah Muhammad Djono Sanusi, menyerahkan langsung Kartu ATM Lansia kepada keluarga Ridwana.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

“Kartu ATM ini kami antarkan langsung agar keluarga Ibu Ridwana bisa segera menggunakannya untuk operasional pengobatan. Semoga bantuan ini meringankan beban dan Ibu Ridwana bisa lekas pulih,” kata Ramlah.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok lanjut usia. Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat Program Kartu ATM Lansia meningkat menjadi 4.000 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 2.654 lansia telah menerima bantuan melalui rekening masing-masing, sedangkan 1.346 penerima manfaat baru mulai memperoleh bantuan alokasi Januari–Maret 2026 setelah menerima Kartu ATM Lansia yang disalurkan secara bertahap. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta memberikan rasa aman bagi para lansia di Luwu Timur.

Continue Reading

Trending