Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Pimpin Panen Raya di Wala, Targetkan Produksi Padi Tembus 10 Ton per Hektare

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memimpin panen raya padi di Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Senin (16/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Panen raya berlangsung penuh antusiasme dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Syaharuddin memberikan motivasi besar kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan pertanian demi mendorong kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir Anggota DPRD Sidrap Abdul Rahman dan Haeruddin, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Maritengngae Firman, Kabid Tanaman Pangan Arif Gunawan, serta Kabid Penyuluhan Muhammad Zainal bersama jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP).

Hadir pula para lurah se-Kecamatan Maritengngae, perwakilan [BPJS Ketenagakerjaan tokoh masyarakat, dan para penyuluh pertanian setempat.

Panen dan Harga Gabah Meningkat

Dalam sambutannya, Syaharuddin mengungkapkan rasa syukur atas kondisi pertanian di Kabupaten Sidrap yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, cuaca yang mendukung, kualitas padi yang baik, serta tingginya harga jual gabah menjadi faktor utama meningkatnya pendapatan petani.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Hadiri Reuni SMA 467 Pangsid, Pimpin Aksi Bagi Takjil

“Kita bersyukur di Kabupaten Sidrap ini cuaca bagus, kualitas padi unggul, dan harga panen tinggi, apalagi bertepatan dengan momentum menjelang Lebaran. Ini adalah rahmat yang harus kita syukuri bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor pertanian di Sidrap mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu terlihat dari peningkatan pendapatan petani yang sebelumnya rata-rata sekitar Rp30 juta per hektare kini meningkat menjadi kurang lebih Rp80 juta per hektare.

Menurut Syaharuddin, capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Sidrap dan harus terus diperkuat melalui inovasi serta dukungan pemerintah.

Target Produksi 10 Ton per Hektare

Khusus di Kelurahan Wala, hasil panen saat ini tercatat berada pada kisaran 6,5 hingga 7 ton per hektare. Meski demikian, Syaharuddin optimistis angka tersebut masih dapat ditingkatkan secara signifikan pada musim tanam berikutnya.

BACA JUGA  Hadiri Buka Puasa Bersama Jajaran Polres Sidrap,Bupati Syaharuddin Alrif:Komunikasi dan Kalaborasi Untuk Sidrap Lebih Maju

“Di Wala ini rata-rata 7 ton. Untuk musim tanam berikutnya, saya minta tolong dan saya semangati bapak-ibu sekalian, mari kita kejar target 10 ton per hektare,” tegasnya.

Ia menilai target tersebut realistis dicapai apabila seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh, hingga pemerintah daerah, bekerja secara maksimal dan saling mendukung.

Sebagai langkah konkret untuk mencapai target tersebut, Syaharuddin menginstruksikan pelaksanaan tudang sipulung khusus bagi Kelurahan Wala. Forum musyawarah pertanian khas Bugis itu nantinya akan menjadi wadah menyusun strategi peningkatan produksi padi secara terukur dan berkelanjutan.

Pemerintah Jamin Benih, Pupuk, dan Air

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga memastikan Pemerintah Kabupaten Sidrap akan terus memberikan dukungan penuh kepada petani, terutama terkait penyediaan sarana produksi pertanian.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menjamin ketersediaan benih berkualitas, pupuk dengan harga terjangkau, serta kelancaran distribusi air untuk lahan pertanian masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan peningkatan produksi pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras petani, tetapi juga dukungan infrastruktur dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor pertanian.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Jajaki Kolaborasi Pendidikan Mental Aritmatika Bersama Aloha Indonesia

“Kita ingin petani Sidrap semakin maju dan sejahtera. Pemerintah akan terus hadir memastikan kebutuhan petani terpenuhi agar produktivitas terus meningkat,” katanya.

Pertanian Jadi Pilar Ekonomi Sidrap

Panen raya di Kelurahan Wala menjadi salah satu rangkaian program pemerintah daerah dalam memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.

Dengan luas lahan pertanian yang besar dan didukung sumber daya manusia yang berpengalaman, Sidrap dinilai memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan produksi pangan nasional.

Momentum panen raya tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat tani sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang modern, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap peningkatan produksi padi tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Syaharuddin Lepas Kontingen Sidrap, Targetkan Juara Umum Porsenijar PGRI Sulsel 2026

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Sidrap yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Selasa (30/6/2026).

Bupati didampingi Wakil Bupati Sidrap yang juga Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah. Prosesi pelepasan dilaksanakan di sela-sela simulasi upacara pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel yang akan digelar pada 2 Juli 2026.

Turut hadir Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, serta panitia pelaksana Porsenijar.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan WTP ke-10 Berturut-turut

Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif meminta seluruh atlet dan peserta yang tergabung dalam kontingen Sidrap tampil maksimal serta menunjukkan kemampuan terbaik di setiap cabang yang diikuti, baik bidang olahraga, seni, maupun pembelajaran.

Menurutnya, sebagai tuan rumah, Kabupaten Sidrap tidak hanya dituntut sukses menyelenggarakan ajang tingkat provinsi tersebut, tetapi juga harus mampu menorehkan prestasi membanggakan.

“Berikan bukti berupa prestasi, bukan sekadar narasi. Karena itu, semuanya di kontingen olahraga, kontingen pembelajaran, dan kontingen seni tunjukkan kemampuannya, tunjukkan kehebatannya sebagai tuan rumah. Maka kita siap menjadi juara umum,” tegas Syaharuddin.

Tekankan Mental Juara dan Sportivitas

Bupati menilai kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan selama Porsenijar berlangsung.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Hadiri Reuni SMA 467 Pangsid, Pimpin Aksi Bagi Takjil

Ia mengajak seluruh anggota kontingen untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kerja keras agar mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidrap.

Syaharuddin optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Sidrap mampu mencatatkan prestasi terbaik pada ajang tersebut.

“Dengan bersama-sama memohon rida Allah SWT, semoga kontingen PGRI Sidrap mencatatkan sejarah sebagai juara umum di Porsenijar PGRI Sulsel 2026,” ujarnya.

Diperkuat 149 Atlet dan Ofisial

Porsenijar PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 Juli 2026 dengan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah.

Kontingen Kabupaten Sidrap diperkuat 149 atlet dan ofisial yang akan berkompetisi pada seluruh cabang olahraga, seni, dan pembelajaran yang dipertandingkan maupun dilombakan.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Jajaki Kolaborasi Pendidikan Mental Aritmatika Bersama Aloha Indonesia

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan dua capaian sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, dengan harapan mampu meraih gelar juara umum pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

Continue Reading

Trending