Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Setahun Kepemimpinan Syaharuddin–Nurkanaah, Wajah Baru Pembangunan Sidrap Mulai Terasa

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Setahun masa kepemimpinan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah, menghadirkan wajah baru pembangunan yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berbagai capaian strategis tidak hanya berhenti pada angka statistik, tetapi menjelma menjadi realitas nyata di tengah kehidupan warga. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Syaharuddin di hadapan awak jurnalis Sidrap saat memaparkan hasil kerja pemerintahannya selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, masyarakat kini tidak sekadar mendengar angka, melainkan turut merasakan dampak perubahan tersebut dalam keseharian mereka.

Dalam kurun waktu satu tahun, Pemerintah Kabupaten Sidrap mencatatkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 75,49 poin. Pertumbuhan ekonomi mencapai 7,71 persen—tertinggi di Sulawesi Selatan—sementara angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 4,91 persen.

Capaian tersebut diperkuat oleh sektor unggulan daerah, khususnya pertanian dan peternakan. Produksi pertanian melalui program IP300, seperti padi dan jagung, mengalami peningkatan signifikan. Di sektor peternakan, target lumbung telur 10 juta butir juga semakin mendekati realisasi, seiring penerapan etos kerja “SAROMASE”.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dampingi Kapolda Sulsel Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan ini turut dirasakan langsung oleh masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak. Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa capaian ekonomi Sidrap merupakan hasil kerja nyata masyarakat.

“Ekonomi kita tumbuh dari kerja keras masyarakat—petani, peternak, dan pelaku UMKM. Bukan dari hal-hal negatif seperti yang selama ini disalahpahami,” tegasnya.

Meski demikian, Bupati juga mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah. Ia menyebut APBD Kabupaten Sidrap belum mampu sepenuhnya membiayai seluruh program prioritas pembangunan.

Sebagai solusi, pemerintah daerah aktif melakukan strategi jemput bola dengan menjalin komunikasi dan lobi ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga Pemerintah Pusat guna mendapatkan tambahan anggaran.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, tidak semua program bisa kita wujudkan. Makanya kami aktif melobi ke provinsi dan pusat agar program-program prioritas ini tetap berjalan dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Sidrap Sambut Investasi SPKL, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik dan Energi Bersih

Langkah tersebut terbukti mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan ini juga didukung oleh gaya kepemimpinan yang aktif turun langsung ke lapangan. Sejak dilantik pada Februari tahun lalu, Bupati mengaku menghabiskan sekitar 60 persen waktunya di tengah masyarakat di 11 kecamatan, dan 40 persen lainnya untuk urusan administratif.

Pendekatan ini dinilai membuat kebijakan lebih tepat sasaran karena aspirasi masyarakat didengar langsung. Bahkan, pelayanan administrasi tetap berjalan tanpa batasan tempat, termasuk penandatanganan dokumen.

Sejumlah program prioritas pun telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, di antaranya:

BPJS gratis

Pendidikan unggulan

Pupuk lancar bagi petani

BACA JUGA  Sambutan Meriah Warga Iringi Kedatangan Bupati Sidrap di Kalosi

Listrik masuk sawah

Pembangunan jalan mulus

UMKM maju dan penciptaan lapangan kerja

Stabilitas harga komoditas pertanian

Penguatan peternakan dan perikanan

Sidrap bersih dan tangguh bencana

Kesejahteraan ASN dan perangkat desa

Pengembangan wirausaha generasi Z dan milenial

Seluruh program tersebut menjadi bagian dari visi besar pembangunan Sidrap dalam satu periode kepemimpinan.

Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa capaian satu tahun ini hanyalah awal. Ia menargetkan pada akhir masa jabatannya, masyarakat Sidrap dapat merasakan peningkatan kesejahteraan yang signifikan dan merata.

“Di penghujung masa jabatan nanti, saya ingin melihat masyarakat Sidrap hidup lebih sejahtera, ekonomi meningkat, dan semua merasakan hasil pembangunan,” tutupnya.

Dengan semangat kerja yang mengedepankan keikhlasan, kedekatan dengan rakyat, serta strategi kolaborasi lintas pemerintahan, Sidrap kini melangkah pasti menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Percepat Penurunan Stunting Lewat Intervensi Gizi di Tellu Limpoe

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melakukan langkah konkret dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting dan pencegahan anemia melalui aksi intervensi gizi di SMPN 1 Tellu Limpoe, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Nurkanaah dengan menyerahkan bantuan berupa Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri serta pemberian makanan tambahan berupa telur kepada anak-anak yang terdata mengalami stunting di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terintegrasi, baik di lingkungan sekolah maupun di Rumah Gizi Melati Tellu Limpoe sebagai bagian dari implementasi strategi nasional percepatan penurunan stunting di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Nurkanaah menegaskan bahwa perhatian terhadap gizi remaja putri dan anak-anak stunting merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dampingi Kapolda Sulsel Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Ia menjelaskan bahwa remaja putri yang sehat dan bebas anemia menjadi fondasi utama untuk melahirkan generasi yang kuat di masa depan.

“Remaja putri yang sehat akan menjadi calon ibu yang sehat pula. Karena itu, pencegahan anemia sejak dini sangat penting untuk memastikan lahirnya generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan makanan tambahan dan pendampingan terhadap anak-anak stunting merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Sidrap agar mereka dapat mengejar ketertinggalan tumbuh kembang secara optimal.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Sidrap.

Turut hadir jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Puskesmas Amparita, perwakilan Camat Tellu Limpoe, pengurus PKK Kabupaten, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tellu Limpoe.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Pimpin PMT di Rumah Gizi Lanrang, Tekankan Pentingnya Asupan Sehat untuk Cegah Stunting

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah hingga tingkat desa dalam memastikan program kesehatan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada para siswa dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen terus mendorong kerja sama antara sekolah, puskesmas, dan perangkat desa agar intervensi gizi dapat menyentuh langsung kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Melalui edukasi dan pemberian suplemen tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi semakin meningkat sehingga angka stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang dapat terus ditekan secara signifikan.

Continue Reading

Trending