Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Bersama BPS

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, saat menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, di Lounge Ruang Kerja Bupati Luwu Timur, Kamis (23/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Aryanto menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali tersebut. Ia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis untuk menghimpun data komprehensif terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat serta perkembangan sektor usaha.

BACA JUGA  Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ XXXIV Sulsel

“Sensus Ekonomi 2026 sangat krusial karena akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi masyarakat, termasuk perkembangan usaha dari berbagai sektor. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah, khususnya di Luwu Timur, sangat kami harapkan agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif pemerintah daerah, terutama dalam mendukung proses pendataan di lapangan serta sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Sensus ini merupakan momentum strategis yang dilaksanakan 10 tahun sekali untuk memperoleh gambaran utuh kondisi perekonomian, khususnya aktivitas usaha di Luwu Timur. Kami membutuhkan dukungan pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas,” tambahnya.

BACA JUGA  Pemdes Alam Buana Salurkan BLT Dana Desa, Ringankan Beban Warga Jelang Hari Besar Keagamaan

Sementara itu, Wakil Bupati Puspawati Husler menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan komitmen Pemkab Luwu Timur untuk memberikan dukungan maksimal.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap bersinergi dan memberikan dukungan maksimal demi suksesnya Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus, karena hal tersebut menjadi kunci dalam perumusan kebijakan pembangunan ke depan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Luwu Timur untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang benar kepada petugas. Data yang akurat sangat penting agar program pembangunan yang dirancang benar-benar tepat sasaran,” ujar Puspawati.

Dengan sinergi antara Pemkab Luwu Timur dan BPS, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan lancar serta menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan mampu menjadi landasan kuat bagi pembangunan daerah maupun nasional.

BACA JUGA  Wabup Puspa Hadiri Ngaben dan Melayat di Dua Lokasi Berbeda di Angkona
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Canangkan Desa Cantik, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan, Malili, Kamis (23/04/2026).

“Data yang akurat adalah pondasi utama agar kebijakan tepat sasaran,” tegas Puspawati dalam sambutannya.

Program Desa Cantik merupakan inisiatif strategis BPS untuk meningkatkan literasi statistik, kualitas data, serta kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data secara optimal.

Melalui program ini, Puspawati berharap tata kelola data di tingkat desa dapat menjadi lebih tertib, terstandar, dan berkualitas.

“Data harus akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Pimpin Upacara Bulan K3 Nasional 2026 di PT Vale Indonesia

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran kader statistik di desa yang berperan sebagai agen perubahan dalam pengelolaan, analisis, hingga interpretasi data guna mendukung pembangunan yang lebih terarah.

Selain itu, Puspawati menggarisbawahi perlunya menciptakan lingkungan desa yang kaya akan visualisasi data sebagai media edukasi bagi masyarakat.

“Desa harus menjadi ruang yang informatif. Ketika masyarakat mudah mengakses dan memahami data, maka partisipasi publik akan meningkat, dan pembangunan desa akan semakin berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi desa dalam meningkatkan kualitas data. Ia menilai program Desa Cantik sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem statistik yang kuat hingga ke tingkat desa.

BACA JUGA  Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ XXXIV Sulsel

“Harapannya, desa ke depan menjadi mandiri terhadap data yang berkualitas. Data yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas,” ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut, tiga desa di Kecamatan Malili resmi ditetapkan sebagai Desa Cantik, yakni Desa Lakawali, Desa Atue, dan Desa Pasi-Pasi. Sebelumnya, pada tahun 2025 program ini telah dilaksanakan di Desa Baruga.

Pencanangan Desa Cantik diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar data di tingkat desa, sekaligus memperkuat peran data sebagai instrumen utama dalam pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Luwu Timur, Kepala BPS Luwu Timur, Asisten Administrasi Umum, sejumlah kepala OPD terkait, Camat Malili, serta para kepala desa yang menjadi lokasi pencanangan program.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Serahkan Paket Lebaran kepada Petugas Kebersihan, Wujud Apresiasi dan Kepedulian
Continue Reading

Trending