Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Warga Desa Puncak Indah dan Polisi Bahas Pengawasan Rumah Kost dalam Dialog Antinarkoba

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Suasana dialog terbuka mewarnai kegiatan Jumat Curhat yang digelar Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Luwu Timur di Kampung Tangguh Bebas Narkoba Batara Guru, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas kondisi keamanan desa, khususnya upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dalam dialog itu, Kasat Resnarkoba Polres Luwu Timur, AKP Nasruddin, SH., MH., mengajak masyarakat menyampaikan kondisi riil di lingkungan mereka sekaligus berdiskusi mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Pelajari Sistem Absensi Digital ASN di Luwu Timur, SIPATUH Jadi Percontohan

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam dialog adalah keberadaan rumah-rumah kost di Desa Puncak Indah yang memiliki mobilitas penghuni cukup tinggi. Menurut AKP Nasruddin, pengawasan terhadap identitas penghuni kost perlu diperkuat agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berpotensi melakukan tindak kriminal, termasuk peredaran narkotika.

“Kami ingin membangun sistem pengawasan yang melibatkan masyarakat. Jika ada penghuni baru yang belum diketahui identitasnya atau aktivitas yang mencurigakan, segera koordinasikan dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian. Pencegahan akan lebih efektif apabila informasi dari masyarakat dapat diterima lebih awal,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, warga juga menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan di lingkungan desa. Mereka berharap komunikasi antara masyarakat dan kepolisian terus diperkuat agar setiap persoalan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

BACA JUGA  Disertasi Bupati Irwan Bachri Syam tentang DAS Pangkep Dapat Apresiasi Akademisi

Menanggapi hal tersebut, AKP Nasruddin menegaskan bahwa Polres Luwu Timur akan terus mengedepankan pendekatan dialogis melalui program Jumat Curhat sebagai sarana mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan memberantas narkoba tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga ditentukan oleh kepedulian masyarakat dalam mengawasi lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perang melawan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat. Ketika masyarakat berani peduli, memberikan informasi, dan menjaga lingkungannya, ruang gerak pelaku peredaran narkoba akan semakin sempit,” tegasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Puncak Indah Muhammad Cakir, Bhabinkamtibmas Desa Puncak Indah, para kepala dusun, Kanit Sidik Ipda Agustinus, Kanit Lidik Aiptu Ardy, Kaurmintu, serta personel Satresnarkoba Polres Luwu Timur.

BACA JUGA  Diskominfo Luwu Timur Matangkan Implementasi Layanan Darurat 112 Lewat Bimtek Operator

Melalui dialog yang berlangsung terbuka, Polres Luwu Timur berharap Desa Puncak Indah semakin memperkuat budaya saling peduli, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta membangun kolaborasi antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat dalam mewujudkan kawasan yang aman, kondusif, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending