Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

IKUB Luwu Timur Terus Meningkat, Jadi Bukti Kuatnya Kerukunan Antarumat Beragama

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Kabupaten Luwu Timur kembali mencatatkan prestasi dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di daerah ini terus mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir dan berada di atas rata-rata nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, H. Muis Riadi, saat menghadiri kegiatan Coaching Pendahuluan Pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Aula Kesbangpol Luwu Timur, Malili, Kamis (16/7/2026).

Muis Riadi mengungkapkan, Luwu Timur menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang sangat baik. Hal itu tercermin dari capaian IKUB yang terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Malili, Bupati Irwan Dorong OPD Aktif Jemput Program Pusat

Pada 2023, nilai IKUB Luwu Timur tercatat 79,49, kemudian meningkat menjadi 80,47 pada 2024, dan kembali naik menjadi 80,84 pada 2025.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat Luwu Timur mampu menjaga toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan dalam keberagaman. Ini menjadi modal sosial yang sangat berharga dan perlu terus dipertahankan,” ujar Muis Riadi.

Menurutnya, peningkatan indeks tersebut menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dalam merawat toleransi, membangun dialog antarumat beragama, serta menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

Kegiatan coaching pendahuluan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus memperkuat dan menjaga kerukunan antarumat beragama melalui pengukuran IKUB yang dilakukan secara berkala.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Diklat Perkoperasian, Perkuat SDM dan Tata Kelola Koperasi

Acara dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, dan dihadiri Kepala Tata Usaha Balai Litbang Agama Makassar Andi Isra Rani, Kabid Ideologi Kesbangpol Luwu Timur I Dewa Putu Alit S., serta perwakilan dari 124 desa se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Salam Latief menyampaikan apresiasi kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar atas pendampingan yang selama ini diberikan dalam pelaksanaan pengukuran IKUB di Luwu Timur.

Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting untuk menghasilkan data yang akurat sekaligus menjadi dasar dalam menyusun kebijakan guna memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Litbang Agama Makassar atas pendampingan dan kerja sama yang telah diberikan. Semoga melalui kegiatan ini, proses pengukuran IKUB dapat berjalan dengan baik dan menjadi dasar dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Luwu Timur,” kata Salam.

BACA JUGA  Jelang Lebaran, Bupati Luwu Timur Pastikan Harga dan Stok Pangan Tetap Terkendali

Melalui coaching tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme, metode, serta tahapan pelaksanaan pengukuran IKUB agar proses pengumpulan data di tingkat desa dapat berlangsung secara objektif, akurat, dan sesuai indikator yang telah ditetapkan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi antara narasumber dan peserta, sebelum ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar dalam memperkuat kerukunan umat beragama di daerah.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending