Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Ketua MA mengapresiasi PTSP kerja sama Pemkot dan PN Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Ketua Mahkamah Agung Prof. M. Syarifuddin memberikan apresiasi atas kerja sama Pemerintah Kota Makassar dengan Pengadilan Negeri Kelas I A Makassar yang menghadirkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di lembaga peradilan.

“Ini suatu pertanda bagi kami, bahwa antara pemerintah daerah setempat punya kerja sama yang baik dengan peradilan di sini,” ujar Syarifuddin di sela peresmian layanan PTSP di PN Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.

Menurut ia, hadirnya layanan PTSP tersebut sebagai wujud nyata badan peradilan untuk memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan tanpa kolusi, korupsi dan nepotisme.

Syarifuddin berharap layanan yang diberikan di PTSP bukan hanya administrasi umum, tetapi juga administrasi khusus, seperti teknis yudisial. Selain itu, pengunjung tidak bisa langsung masuk, tetapi cukup di PTSP itu semua terbuka dan dapat dilihat oleh siapapun.

Pelayanan di PTSP juga dapat dipantau ketua pengadilan dari ruang kerjanya, bagaimana pegawai pengadilan melayani masyarakat dengan baik.

Bahkan, tambah Ketua MA, layanan PTSP yang sudah ada dapat dikoneksikan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang sudah diterapkan pemerintah daerah sehingga pelayanan semakin mudah dan terintegrasi.

“Dengan adanya PTSP, di pemda juga ada MPP maka ini perlu dikoneksikan dengan IT (teknologi informasi) agar pelayanannya terjalin baik,” katanya.

Syarifuddin meminta petugas IT di PTSP turut membantu masyarakat yang masih belum paham tentang IT. Upaya ini semata-mata untuk menciptakan badan peradilan Indonesia yang agung dan dimaknai dengan peradilan modern berbasis IT.

Ia mencontohkan jika selama ini seseorang melakukan kasasi atau peninjauan kembali harus mengirim banyak berkas ke Mahkamah Agung dengan menghabiskan banyak biaya dan risiko lainnya maka dengan berbasis IT hal itu sudah bisa diminimalisasi.

“Dengan berlakunya IT maka satu kali tombol saja berkas itu sudah masuk ke Mahkamah Agung. Tentu ini sebagai langkah PTSP memberikan pelayanan prima yang transparan, akuntabel dan zero KKN,” ujarnya.

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengemukakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dengan lembaga peradilan dalam menghadirkan layanan PTSP akan semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyatakan siap mengakomodasi pelayanan publik bagi Pengadilan Negeri Makassar Kelas 1 A Khusus di Makassar Government Center (MGC) yang direncanakan tuntas pembangunannya pada akhir 2023. Pemkot akan memberikan ruangan kepada PN Makassar guna menunjang pelayanan masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Menteri Agama Bersama Sivitas UIN Raden Fatah Palembang Gelar Aksi Ekoteologi Lewat Eco Enzyme dan Tebar Bibit Ikan

Published

on

Kitasulsel–PALEMBANG Nasaruddin Umar bersama sivitas akademika UIN Raden Fatah Palembang melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan menuang Eco Enzyme dan menebar bibit ikan di kawasan Jembatan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Ekoteologi yang bertujuan memperkuat kesadaran pelestarian lingkungan hidup sekaligus membangun budaya kampus yang berorientasi pada keberlanjutan ekologi.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa konsep ekoteologi menegaskan hubungan harmonis antara manusia dan alam sebagai bagian dari ciptaan Allah.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan Eco Enzyme merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kesadaran ekoteologi mengajarkan kita untuk menyayangi seluruh makhluk dan tidak merusak alam. Melalui Eco Enzyme, kita berupaya menghadirkan langkah nyata dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Muhammad Adil beserta jajaran pimpinan universitas, para dekan fakultas, ketua lembaga, kepala biro, dan pimpinan unit kerja di lingkungan kampus.

Muhammad Adil menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung program ekoteologi serta memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan sivitas akademika.

Menurutnya, program Eco Enzyme dan penebaran bibit ikan menjadi bentuk nyata dukungan UIN Raden Fatah Palembang terhadap konsep kampus hijau dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh civitas akademika bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Program Eco Enzyme dan penebaran bibit ikan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Raden Fatah dalam mendukung kampus hijau dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan dunia pendidikan untuk terus memperkuat gerakan pelestarian lingkungan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending