Connect with us

Bawaslu Sulsel Mulai Petakan Daerah Rawan di Pilkada Serentak

Published

on

Kitasulsel–Makassar Badan Pengawasan Pemilu Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel) mulai melakukan pemetaan mengenai daerah yang berpotensi terjadi kerawanan pengawasan pada Pilkada Serentak, 27 November 2024 mendatang.

Bawaslu Sulsel telah mencatat sejumlah isu strategis yang diprediksi akan meningkatkan potensi momentum politik lima tahunan tersebut.

Itu disampaikan Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad dalam diskusi bertajuk ‘Pemetaan Kerawanan Isu-Isu Strategis Pengawasan Pelaksanaan Pemilihan’ di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Rabu (26/6/2024).

Saiful mengungkapkan, berbagai masalah yang terjadi pada Pilkada 2019 dan Pemilu 2024 akan dijadikan rujukan dalam penyusunan indikator kerawanan.

“Kami akan mencoba merumuskan titik-titik rawan yang masih terjadi di Pilkada 2019, dan meluncurkan hasil pemetaan itu secepatnya,” ujarnya.

Indikator kerawanan yang akan disusun mencakup berbagai isu, mulai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), politik uang, isu SARA, hoaks, hingga netralitas kepala desa/lurah.

Saiful menyebut, tahap pemutakhiran data pemilih saat ini juga menjadi fokus pengawasan Bawaslu.

“Masalah yang terjadi pada 2019, seperti orang yang sudah tidak ada tetapi masih masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) karena NIK mereka masih aktif, atau orang yang memiliki NIK ganda, masih ditemukan,” jelas Saiful.

Meskipun SDM Bawaslu terbatas, pengawasan tetap dimaksimalkan dengan petugas pengawas yang ditempatkan di setiap kelurahan/desa.

Bawaslu juga akan memeriksa kembali data pemilih yang telah dicoklit untuk memastikan keakuratan data tersebut.

Jika ada indikasi masalah, hal ini akan ada catatan khusus ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain itu, Bawaslu juga akan ketat mengawasi tahapan Pilkada Serentak.

Utamanya persoalan netralitas ASN dan penggunaan anggaran atau kegiatan negara oleh calon tertentu.

Saiful berharap petahana atau mantan petahana tidak menyalahgunakan kewenangan mereka untuk mempengaruhi pemilihan.

“Demikian juga di pencalonan sampai di tahapan kampanye, kami juga punya catatan soal tahapan ini, misalnya soal netralitas, mudah-mudahan tidak ada lagi hal-hal yang penyalahgunaan anggaran, ataupun kegiatan negara yang dimanfaatkan oleh calon-calon tertentu,” harapnya.

Terkait Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada, Saiful menyatakan bahwa Sulsel masih tinggi dalam hal netralitas ASN, netralitas kepala desa/lurah, dan politik uang di beberapa kabupaten/kota. Namun, hingga saat ini, belum ada daerah yang dikategorikan sebagai zona merah.

Bawaslu masih menyusun instrumen untuk memetakan titik-titik rawan dan berharap tidak ada zona merah. Meski demikian, upaya pencegahan maksimal tetap dilakukan.

Dengan berbagai langkah mitigasi ini, Bawaslu Sulsel berharap dapat menghadapi dan mengurangi potensi kerawanan dalam Pilkada 2024. Hal ini untuk memastikan pemilihan yang lebih aman dan adil bagi semua pihak.***

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Dafa Duta Tour Hadirkan Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir, Perjalanan Ibadah Sekaligus Wisata Peradaban

Published

on

Kitasulsel—Makassar — Kabar baik bagi masyarakat yang merindukan perjalanan ibadah yang lebih bermakna. Dafa Duta Tour & Travel menghadirkan program Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir yang tidak hanya fokus pada ibadah di Tanah Suci, tetapi juga mengajak jamaah menapaktilasi jejak peradaban Islam dan dunia di Mesir.

Program ini dirancang selama 12 hari perjalanan, termasuk 4 hari 3 malam di Cairo, yang menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan dan sejarah peradaban dunia. Jamaah akan diajak mengunjungi berbagai destinasi ikonik seperti piramida dan situs bersejarah lainnya, sekaligus memperkaya pengalaman spiritual dan intelektual.

Direktur program menyampaikan bahwa paket ini merupakan kombinasi antara ibadah yang khusyuk dan perjalanan edukatif. “Kami ingin jamaah tidak hanya pulang dengan hati yang bersih, tetapi juga wawasan yang luas tentang sejarah peradaban Islam,” ujarnya.

Harga Terjangkau, Fasilitas Premium

Dafa Duta Tour menawarkan harga kompetitif dengan pilihan keberangkatan:
• Start Jakarta mulai dari Rp 33,8 juta
• Start Makassar mulai dari Rp 37,8 juta

Paket ini sudah termasuk tiket pesawat menggunakan maskapai Egypt Air, akomodasi hotel yang nyaman, serta layanan pendampingan profesional selama perjalanan.

Untuk akomodasi, jamaah akan menginap di:
• Cairo: Piramisa Cairo Hotel
• Madinah: Rehabb Harmoni / Wardah Saadah
• Makkah: Tala Ajyad atau setaraf

Jadwal Keberangkatan Terjamin

Dafa Duta Tour juga memastikan kepastian jadwal keberangkatan, di antaranya:
• 7 Agustus 2026
• 18 September 2026
• 16 Oktober 2026

Setiap jadwal sudah termasuk program tinggal di Cairo selama 4 hari 3 malam.

Anak Perusahaan Resmi PT Annur Maarif

Menariknya, Dafa Duta Tour bukanlah pemain baru tanpa dasar. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT Annur Maarif, biro perjalanan haji dan umrah yang telah dikenal memiliki pengalaman dan reputasi dalam melayani jamaah Indonesia.

Dengan dukungan perusahaan induk yang berpengalaman, Dafa Duta Tour berkomitmen menghadirkan layanan profesional, aman, dan terpercaya. Hal ini juga menjadi jaminan bagi calon jamaah yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan dalam beribadah.

Menggabungkan Ibadah dan Perjalanan Berkesan

Mengusung tagline “Bersama Kami, Ibadah Nyaman, Perjalanan Berkesan”, program ini menyasar masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman lebih dari sekadar umrah.

Bagi yang berminat, pendaftaran telah dibuka dengan kuota terbatas. Calon jamaah disarankan segera melakukan reservasi untuk mengamankan kursi keberangkatan.

Dengan konsep perjalanan yang memadukan spiritualitas dan peradaban, Dafa Duta Tour menghadirkan pilihan baru bagi umat Muslim Indonesia yang ingin menjadikan umrah sebagai perjalanan hidup yang lebih bermakna.

Continue Reading

Trending