Connect with us

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar dan USAID Resmi Luncurkan Program Asia Resilient Cities

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyambut baik peluncuran program kerja sama USAID Asia Resilient Cities (ARC) yang berlangsung di Hotel Four Point Makassar, Rabu (23/10/2024).

Acara launching ini dihadiri oleh Plt Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar, Ismawaty Nur, serta Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Makassar, Achi Soleman, beserta stakeholder terkait lainnya.

Plt Kadis Kominfo Makassar, Ismawaty Nur, mengatakan bahwa proyek ARC yang didanai USAID tidak hanya akan menciptakan pendekatan komprehensif untuk membangun kota yang tangguh, tetapi juga memperkuat kapasitas partisipasi masyarakat.

“Salah satu kekuatan dari pendekatan ARC adalah pelibatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengatur agenda kota, memperkuat ekonomi, dan mengadvokasi kebutuhan dalam menciptakan perubahan terhadap berbagai isu penting perubahan iklim,” ucapnya.

BACA JUGA  Makassar Luncurkan Lima Kelurahan Sadar Kerukunan, Perkuat Moderasi Beragama Jelang Cap Go Meh dan Ramadan

“Termasuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan transparansi dalam proses musyawarah rencana kerja hingga pembangunan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Director of USAID Indonesia’s Environment Office, Brian Dusza, mengungkapkan bahwa ARC memahami bahwa mendukung pembangunan Makassar adalah langkah strategis karena Makassar adalah gerbang menuju Indonesia Timur.

“Hari ini kita meluncurkan program yang menarik, Asia Resilient Cities, bermitra dengan pemerintah Kota Makassar untuk mencari cara-cara inovatif agar Makassar lebih layak huni dan tangguh terhadap dampak perubahan iklim,” ungkapnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lanjutkan Safari Ramadan ke Wilayah Kepulauan, Sambangi Warga Barrang Lompo

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Setelah menuntaskan rangkaian Safari Ramadan dengan salat Tarawih bersama di 14 kecamatan wilayah daratan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dijadwalkan melanjutkan road show Ramadan dengan menyapa warga di wilayah kepulauan.

Kunjungan tersebut direncanakan berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Nisman Mungkasa, mengatakan kunjungan Wali Kota bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar ke wilayah kepulauan merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemkot Makassar yang sebelumnya telah menyasar wilayah daratan.

“Setelah Safari Ramadan di 14 kecamatan daratan selesai, rencananya Pak Wali Kota akan melanjutkan kegiatan di wilayah kepulauan, tepatnya di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang,” kata Nisman, Senin (16/3/2026).

BACA JUGA  Revisi Perwali Sudah Final, Pemkot Makassar Segera Terapkan Program Iuran Gratis Sampah

Selain bersilaturahmi dengan masyarakat pulau, Pemerintah Kota Makassar juga akan menghadirkan program pasar murah untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pasar murah bagi warga di pulau. Ada beberapa agenda, termasuk pemberian bantuan sembako serta pangan murah,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Makassar tidak hanya menyapa warga, tetapi juga dijadwalkan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama.

“Pak Wali Kota rencananya akan ke sana pada tanggal 18 Maret. Di sana akan ada penyerahan bantuan kepada warga sekaligus buka puasa bersama dengan masyarakat di Pulau Barrang Lompo,” tuturnya.

BACA JUGA  Munafri Dampingi Tito Karnavian dan Marwara Sirait Serahkan Rumah Gratis untuk Keluarga Korban Demonstrasi

Ia menambahkan, bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat merupakan bagian dari program bantuan pangan dari pemerintah pusat yang diberikan secara gratis selama dua bulan kepada warga yang telah terdata.

Penerima bantuan berasal dari kelompok masyarakat yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya warga pada kategori desil satu hingga empat atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Bantuan ini merupakan bantuan pangan dari pemerintah pusat yang diberikan selama dua bulan kepada warga yang datanya sudah masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Jadi yang menerima adalah masyarakat dari desil satu sampai empat,” jelas Nisman.

Menurutnya, daftar penerima bantuan tersebut telah tersedia dalam sistem aplikasi yang dapat diakses oleh operator di tingkat kelurahan dan pihak Bulog untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

BACA JUGA  Makassar Unggul di Konstruksi Indonesia 2024, Munafri: Ini Hasil Kolaborasi Semua Pihak

“Nama-nama penerimanya sudah ada di sistem. Operator kelurahan yang mengakses datanya melalui aplikasi. Hanya saja untuk rincian lengkapnya dari Bulog,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending