Connect with us

NEWS

Legislator DPRD Sulsel Hamzah Hamid Bersama Pihak Polda Sulsel Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah dalam Tabligh ‘Rindu Ramadhan’

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hamzah Hamid, menghadiri kegiatan tabligh dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang bertema Rindu Ramadhan.

Acara yang diselenggarakan oleh PT Pondasi Labbang Bersama ini berlangsung pada Minggu, 16 Februari 2025, di Warkop Ero-Ero Batutambung, RW 05, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Selain Hamzah Hamid, acara ini juga dihadiri oleh Kanit 3 Subdit Kamneg Dit, Intelkam Polda Sulsel, Kompol Asdar bersama Panit 3 Subdit Kamneg Dit Intelkam, Polda Sulsel Ipda Andi Mustakim.

Hadir juga Wadanramil 1408/11 Biringkanaya, Bimmas Kelurahan Pai, Babinsa Kelurahan Pai, serta Ibu Majelis Taklim Hidayatul Batutambung dan pengurus Masjid Hidayatullah Batutambung.

Kehadiran berbagai pihak ini menambah khidmat dan kebersamaan dalam acara yang penuh makna tersebut.

BACA JUGA  Tarif Impor Jadi 19%, Indonesia Merasa Untung Atas Kebijakan Amerika Serikat

Acara tabligh ini diisi dengan tausiyah dari sejumlah penceramah ternama, antara lain Ustadz Muh. Yunus, S.Pd, Ustadz Abd Muhaimin, S.Pd, M.I.Kom, Ustadz Noril Hanafi, S.Pd, serta Ustadz Fajar Djaganegara, M.H.I. Dalam ceramahnya, para ustadz mengingatkan pentingnya persiapan spiritual dalam menyambut bulan Ramadhan serta meningkatkan amal ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

Hamzah Hamid dalam kesempatan tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

“Walaupun acara ini sederhana, namun maknanya sangat besar. Ini adalah momen yang luar biasa untuk menambah ilmu dan bekal dalam menyambut Ramadhan 1446 H. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujar Hamzah.

Sementara itu, Panit 3 Subdit Kamneg Dit Intelkam, Polda Sulsel Ipda Andi Mustakim berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjaga situasi Harkamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Sulsel dan Kota Makassar, serta menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan dan semangat beribadah. (*)

BACA JUGA  Tergelincir, Pesawat Trigana Air Gagal Lepas Landas di Bandara Serui
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Pantai Losari Ditangkap, Sempat Konvoi Bawa Sajam

Published

on

Kitasulsel–Makassar,  – Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan tujuh pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang warga di Pantai Losari. Para pelaku bahkan sempat melakukan konvoi di jalan raya sambil membawa senjata tajam, sehingga meresahkan masyarakat.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu malam, 25 April 2026, saat korban tengah berada di kawasan Pantai Losari. Secara tiba-tiba, korban didatangi oleh sekelompok pelaku dan langsung mengalami aksi kekerasan secara bersama-sama.

Korban dipukul berulang kali pada bagian wajah hingga mengalami luka di pelipis. Tidak hanya itu, korban juga dipaksa naik ke sepeda motor milik para pelaku dan dibawa berkeliling ke sejumlah lokasi di Kota Makassar, termasuk kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga dan sekitar Pantai Akkarena.

BACA JUGA  Sekjen Kemenag: Ormas Keagamaan Penopang Ketahanan Sosial Bangsa

Di lokasi-lokasi tersebut, aksi kekerasan kembali terjadi. Para pelaku secara bergantian terus melakukan pemukulan terhadap korban.

Aksi brutal ini akhirnya terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait konvoi geng motor yang membawa senjata tajam serta mengancam pengguna jalan.

Tim Unit 5 Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKP Wawan Suryadinata langsung bergerak melakukan pengejaran. Satu pelaku pertama berhasil diamankan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengembangkan kasus dan berhasil menangkap enam pelaku lainnya di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di sebuah penginapan di Jalan Lasinrang, Makassar.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ketapel, mata busur, beberapa unit sepeda motor, serta lima unit telepon genggam.

BACA JUGA  Apresiasi Kinerja 2025, Co-Founder PT Annur Maarif Kunjungi Kantor Cabang Annur Bone

Kanit Unit 1 Resmob Polda Sulsel, Arsyad Samosir, menyebut ketujuh pelaku tergabung dalam kelompok geng motor yang kerap melakukan penyerangan terhadap warga di sejumlah lokasi di Makassar.

“Ketujuh orang ini tergabung di suatu kelompok geng motor yang kadang melakukan penyerangan di suatu tempat atau ke warga setempat,” ujar Aiptu Arsyad Samosir.

Saat ini, ketujuh pelaku bersama barang bukti telah diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta jaringan kelompok geng motor yang lebih luas di wilayah tersebut.

Continue Reading

Trending