Connect with us

Kabupaten Sidrap

Stafsus/TA Menag RI Dr. Bunyamin M. Yapid Sampaikan Ceramah Subuh di Masjid Agung Sidrap

Published

on

Kitasulsel—SIDRAP – Staf Khusus/Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menghadiri dan memberikan ceramah Subuh pada hari kedua Ramadan di Masjid Agung Sidrap.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dengan jamaah serta masyarakat Sidrap, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keagamaan dalam rangka menyemarakkan bulan suci.

Dalam ceramahnya, Dr. Bunyamin menekankan pentingnya kasih sayang dan saling menghargai antar sesama, sesuai dengan spirit Ramadan sebagai bulan penuh rahmat.

Beliau juga mengajak seluruh masjid di Sidrap untuk menjaga ketenangan, kenyamanan, serta menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah shalat lail dan puasa di siang hari agar rahmat Allah senantiasa turun bagi masyarakat Sidrap.

BACA JUGA  Buka Pemusatan Latihan Paskibraka 2025, Syaharuddin Alrif: Jangan Mengeluh, Cengeng dan Sombong

“Saya diamanahkan oleh Anregurutta Menteri Agama, Nasaruddin Umar untuk mendampingi beliau. Sebagai santri, saya harus taat. (Polo Pang Polo Panni) Meskipun paha patah tetap berjalan, meskipun sayap patah tetap terbang jika itu perintah Anregurutta,” ungkapnya.

Dr. Bunyamin juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sidrap, panitia Masjid Agung, Kepala Kemenag, serta seluruh jamaah dan masyarakat Sidrap yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Meskipun saya diamanahkan oleh Anregurutta Menteri Agama, saya tetap bolak-balik ke Sidrap karena Sidrap adalah tanah kelahiran saya,” tutupnya.

Acara ceramah Subuh ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir dan diharapkan dapat semakin mempererat ukhuwah serta meningkatkan semangat ibadah di bulan suci Ramadan.

BACA JUGA  Langkah Nyata Bupati Sidrap: Tanam Padi Bersama Petani di Kanyuara
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap–MUI Mantapkan Optimalisasi Program “Sidrap Berkah” di Tellu Limpoe

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Langkah Nyata Bupati Sidrap: Tanam Padi Bersama Petani di Kanyuara
Continue Reading

Trending